Ad imageAd image

Banjir di Grobogan Jateng Rendam 2.662 Rumah dan 56 Hektare Sawah

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 884 Views
1 Min Read
Banjir yang melanda di ruas jalan Gubug, Grobogan, Jateng, Selasa (6/2/2024). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Banjir merendam setidaknya 2.662 unit rumah dan 56 hektare sawah milik warga di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (6/2/2024).

Banjir di Grobogan ini disebabkan oleh luapan air Sungai Tuntang, Kabupaten Semarang. Ini merupakan imbas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

“Rumah yang terdampak ada 2.662 unit. Selain itu juga ada 56 hektare sawah,” kata Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih saat dihubungi Indoraya, Selasa siang.

Selain sawah dan rumah yang terdampak, Endang menyebut bahwa setidaknya ada 6 fasilitas pendidikan, dan 1 rumah ibadah.

BACA JUGA:   Empat Tanggul Sungai Jebol Penyebab Banjir Parah Grobogan Mulai Ditambal

“Fasilitas pendidikan 6 dan rumah ibadah 1,” ucapnya.

Sementara untuk tambahan sawah yang terdampak banjir, pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut.

“Untuk sawah update lagi. Karena kita nunggu lagi dari pertanian,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) melaporkan data sementara terkait sejumlah titik yang terdampak bencana banjir di wilayah Grobogan, yakni meluas di 12 kecamatan.

Lokasi tersebut masing-masing Kecamatan Geyer, Tawangharjo, Godong, Tegowangu, Purwodadi, Penawangan, Toroh, Kedungjati, Karangrayung, Tanggungharjo, Gubug, dan Grobogan.

BACA JUGA:   Lima Perjalanan Kereta Api Terhambat Imbas Banjir di Stasiun Gubug Grobogan Jateng

“Kondisi terakhir, ada 12 kecamatan yang terdampak banjir di 34 desa,” jelas Kepala BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih.

Share this Article
Leave a comment