Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Banjir Berangsur Surut, Ratusan Pengungsi di Kudus Mulai Kembali ke Rumah
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Banjir Berangsur Surut, Ratusan Pengungsi di Kudus Mulai Kembali ke Rumah

By Redaksi Indoraya
Sabtu, 24 Jan 2026
Share
2 Min Read
Ilustrasi banjir kudus. (Foto: istimewa)
SHARE

INDORAYA – Kondisi banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai menunjukkan perbaikan. Seiring dengan surutnya genangan air dan menurunnya intensitas hujan, ratusan warga terdampak banjir kini mulai meninggalkan tempat pengungsian dan kembali ke rumah masing-masing.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat jumlah pengungsi mengalami penurunan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyebutkan bahwa sebagian besar warga telah pulang karena kondisi lingkungan mulai aman.

“Jika sebelumnya tercatat ada 2.467 jiwa yang harus mengungsi di belasan tempat pengungsian, maka saat ini hanya tersisa 1.579 jiwa, sehingga ratusan pengungsi sudah pulang ke rumahnya karena genangan banjir mulai surut,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko di Kudus, Jumat (23/01/2026).

Meski demikian, masih terdapat 1.579 jiwa pengungsi yang bertahan di sembilan lokasi pengungsian. Mereka berasal dari sejumlah wilayah yang kondisi genangan airnya belum sepenuhnya surut.

BPBD mencatat, wilayah terdampak banjir yang sebelumnya meliputi 38 desa di sembilan kecamatan, dengan total 22.503 keluarga atau 70.543 jiwa, kini hampir seluruhnya mengalami penurunan debit air. Sementara itu, jumlah rumah terdampak juga menyusut dari 10.060 rumah menjadi 2.675 rumah yang tersebar di empat kecamatan.

Di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, genangan air juga mulai berkurang. Namun, beberapa titik masih tergenang cukup tinggi sehingga rencana pemulangan 101 pengungsi di Balai Desa Karangrowo yang semula dijadwalkan pada Jumat (23/1) harus ditunda hingga keesokan harinya.

Penurunan jumlah pengungsi turut berdampak pada operasional dapur umum. Dari sebelumnya 23 dapur umum, kini hanya tujuh lokasi yang masih aktif melayani kebutuhan warga, sementara dapur umum lainnya telah dinonaktifkan karena mayoritas pengungsi telah kembali ke rumah.

Meski situasi membaik, BPBD Kabupaten Kudus menegaskan pemantauan tetap dilakukan secara intensif di wilayah terdampak banjir, termasuk memastikan kesiapan dapur umum yang masih beroperasi.

“Kami tetap siaga dan terus memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.

TAGGED:Banjir KudusBerita Jateng TerkiniBerita Kuduspengungsi kudus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan

Minggu, 08 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro

Minggu, 08 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?