INDORAYA – Jalur Pantura Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), kembali dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti selama dua hari terakhir.
Pantauan di lokasi pada Kamis (23/10/2025) menunjukkan, genangan air merendam ruas jalan mulai dari depan SPBU Kaligawe hingga kawasan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang.
Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu. Banyak warga tidak bisa melintas menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi dan terpaksa menumpang truk besar untuk beraktivitas.
Banjir juga menimbulkan kemacetan panjang sekitar empat kilometer, dari arah Semarang menuju Demak hingga depan RSI Sultan Agung.
Komandan Koramil 06/Genuk Kodim 0733/KS, Mayor Inf Rahmatullah, mengatakan bahwa personelnya bersama kepolisian telah disiagakan di lokasi terdampak banjir.
Ketinggian air di kawasan Pantura Kaligawe yang paling parah tercatat mencapai sekitar 60 sentimeter, terutama di depan RSI Sultan Agung.
“Ketinggian hari ini sekitar 60 sentimeter, yang paling parah di depan RSI. Makanya kami fokus di sini, Kodim langsung bergerak cepat,” ujar Rahmatullah saat ditemui Indoraya.News di lokasi, Kamis (23/10/2025).
Untuk mengantisipasi dampak lebih luas, pihaknya menurunkan sekitar 31 peleton yang disebar di sejumlah titik banjir di sepanjang Pantura Kaligawe.
Petugas yang berjaga di sekitar RSI Sultan Agung juga membantu mengatur arus lalu lintas serta mengevakuasi pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis menggunakan perahu karet.
“Kami juga menambah personel di kawasan RSI untuk membantu evakuasi tenaga kesehatan, dokter, dan pasien,” imbuhnya.
Terkait kondisi lalu lintas, Rahmatullah menyebut antrean kendaraan mencapai tiga hingga empat kilometer dari arah Semarang ke Demak.
“Macetnya kurang lebih tiga sampai empat kilometer, termasuk dari arah Semarang ke Demak. Kami berupaya memisahkan truk-truk yang terjebak agar bisa mencari tempat aman dan kondusif,” pungkasnya.
Hingga Kamis malam, hujan deras masih mengguyur Kota Semarang, dan berdasarkan laporan yang diterima, genangan air di kawasan Pantura Kaligawe belum juga menunjukkan tanda-tanda surut.


