INDORAYA – Atlet muda asal Jawa Tengah, Balqis Nur Afiati, menjadi kebanggan bagi daerah asalnya setelah mencuri perhatian pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII 2025 di Jakarta.
Siswi kelas 2 SMPN 26 Semarang yang kini berusia 13 tahun itu sukses mempersembahkan medali emas untuk kontingen Jawa Tengah di cabang olahraga taekwondo, Rabu (5/11/2025).
Balqis turun di nomor putri di bawah 42 kilogram dan tampil luar biasa meski harus menghadapi lawan yang lebih senior, yakni siswi SMA asal Yogyakarta. Dengan ketenangan dan teknik yang matang, ia berhasil mengungguli lawannya dan menorehkan emas.
Prestasi Balqis menjadi bukti bahwa pembinaan atlet muda di Jawa Tengah berjalan efektif. Meskipun masih duduk di bangku SMP, ia mampu bersaing bahkan menumbangkan atlet yang lebih berpengalaman.
Dalam cabang taekwondo POPNAS, batas usia tertua peserta adalah kelahiran 2008, sementara tidak ada batas usia minimal, sehingga pertemuan antara atlet SMP dan SMA kerap terjadi.
Balqis dikenal sebagai atlet muda yang disiplin dan berkomitmen tinggi dalam berlatih. Dia sendiri aktif mengikuti berbagai kompetisi sebelum akhirnya dipercaya mewakili Jawa Tengah di Popnas 2025. Kemenangan ini menjadi puncak kerja kerasnya selama berlatih.
Keberhasilan Balqis melengkapi catatan gemilang tim taekwondo Jawa Tengah, yang pada hari yang sama berhasil menambah empat medali emas.
Selain Balqis, atlet lain yang berhasil meraih emas di antaranya Audrey Davin Fulvian Rachmad (putra di bawah 48 kg), Reininda Pirenaningtyas (putri di bawah 52 kg), dan Frans Dwiky Ramadhan (putra di bawah 55 kg).
Dengan hasil itu, hingga Rabu (6/11/2025) malam, cabang taekwondo Jateng telah mengumpulkan lima emas, tiga perak, dan enam perunggu.
Jawa Tengah Salip Jawa Barat
Tidak hanya dari taekwondo, cabang angkat besi juga menyumbang tiga emas melalui Votcha Lintang (69 kg putri) dan Carissa Yuen Amanda (63 kg putri).
Sementara dari menembak, dua emas diraih lewat Dimas Putra Linardi (tim campuran senapan angin 10 meter) serta duet Kayla Maulida dan Venansius Nareswara Suryakusuma (tim campuran pistol angin 10 meter).
Pada cabang balap sepeda, Alzidan Faris Raqila menjadi yang tercepat di nomor track individu 2000 meter putra, menambah koleksi menjadi empat emas. Cabor sepak takraw juga ikut menyumbang emas di nomor regu putra dan perunggu di inter regu putri.
Berkat tambahan medali dari berbagai cabang, posisi Jateng kini naik ke peringkat kedua klasemen sementara POPNAS XVII 2025, menyalip Jawa Barat. Hingga Rabu (5/11) malam, Jateng telah mengoleksi 26 emas, 18 perak, dan 28 perunggu.
Sementara posisi puncak masih ditempati DKI Jakarta dengan 51 emas, 27 perak, dan 26 perunggu. Ketiga Jawa Barat dengan 21 emas, 20 perak, 29 perunggu, lalu Jawa Timur dengan 19 emas, 32 perak, 26 perunggu, dan Banten dengan lima emas, lima perak, 12 perunggu.
Adapun rekapitulasi medali Jateng di ajang POPNAS XVII 2025 hingga 5 November 2025 ialah:
- Angkat Besi – 6 emas, 2 perak, 2 perunggu
- Taekwondo – 5 emas, 3 perak, 6 perunggu
- Balap Sepeda – 4 emas, 4 perak, 2 perunggu
- Menembak – 3 emas, 0 perak, 3 perunggu
- Panjat Tebing – 2 emas, 1 perak, 2 perunggu
- Senam Ritmik – 2 emas, 1 perak, 1 perunggu
- Tenis Meja – 1 emas, 1 perak, 0 perunggu
- Karate – 1 emas, 0 perak, 3 perunggu
- Atletik – 1 emas, 0 perak, 2 perunggu
- Sepak Takraw – 1 emas, 0 perak, 1 perunggu
- Renang – 0 emas, 3 perak, 1 perunggu
- Gulat – 0 emas, 2 perak, 1 perunggu
- Wushu – 0 emas, 1 perak, 3 perunggu
- Dayung/Mendayung – 0 emas, 0 perak, 1 perunggu


