Ad imageAd image

Baliho Kandidat Cagub Jateng Masih Sepi, PDIP: Gak Ada Larangan, Gak Ada Arahan

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 1 View
2 Min Read
Bendahara DPD PDIP Jawa Tengah, Agustina Wilujeng. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Hingga saat ini, belum ada kandidat calon gubernur Jawa Tengah (Jateng) dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) yang memasang baliho atau spanduk di sepanjang jalan maupun tempat umum.

“Padahal, sejumlah partai politik saat ini sudah memasang baliho calon gubernur Jateng yang akan diusungnya. Misalnya baliho Sudaryono dari Partai Gerindra dan Gus Yusuf dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah banyak ditemui di pinggir jalan.

“Menanggapi hal ini, Bendahara DPD PDIP Jawa Tengah, Agustina Wilujeng berkata, partainya tidak melarang para kadernya memasang baliho. Namun juga tidak memberikan arahan untuk memasang.

“Gak ada larangan, tapi gak ada arahan, itu sesuatu yang boleh atau tidak boleh gak tahu pikir aja sendiri,” kata <span;>Agustina usai kegiatan <span;>Fit dan Proper Test Calon Kepala Daerah di Panti Marhaen Kantor PDIP Jateng, Kamis (27/6/2024).

Menurutnya, hal inilah yang menjadi ciri khas dan keunikan PDIP. Meskipun partai lain sudah mendeklarasikan calon, namun PDIP belum memutuskan siapa yang akan diusung.

“Tapi kita meyakini suatu hari nanti akan ada perintah dan masih cukup waktu untuk bisa melakukan persiapan,” ucap Anggota DPR RI tersebut.

Meski begitu, dia tidak pernah khawatir jika partai lain memulai sosialisasi terlebih dahulu. Berkaca pada tahun 2013, PDIP mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon Gubernur Jateng menjelang hari pendaftaran, namun berhasil menang dalam peraturan Pilkada.

Sementara saat disinggung PSI dan Golkar yang sudah mengusung Ahmad Luthfi, dia bilang bahwa hal itu menjadi keputusan masing-masing partai. Namun untuk PDIP, nama calon yang akan diusung menjadi kewenangan Ketua Umum.

“Ya monggo aja (mengusung Ahmad Luthfi), kalau kita kan publik sudah memahami bahwa (kandidat gubernur) Jateng itu kan di tangan ibu Ketum kita (Megawati Soekarnoputri),” ucap Agustina.

Sebagai kader, dia hanya akan mengikuti apa yang diperintahkan oleh Ketua Umum. Termasuk mengusung dan memenangkan calon, pihaknya juga menunggu perintah Megawati.

“Bahwa hari ini walaupun secara ketentuan partai kita harus membuka pendaftaran, ya ya sudah itu saja. Hal-hal yang lainnya belum ada perintah sampai dengan hari ini,” ungkap Agustina Wilujeng.

Share This Article