Ad imageAd image

Bakal Lakukan Perbaikan, Pemkot Surakarta Tinjau Rumah Tidak Layak Huni

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 708 Views
2 Min Read
Ilustrasi rumah tidak layak huni. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk melakukan perbaikan rumah tidak layak huni milik warga di Solo. Biaya perbaikan itu dari para pengusaha.

Hal itu, diungkapkan oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di sela peninjauan rumah tidak layak huni yang sudah tersentuh oleh bantuan dari pihak swasta di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon, Solo, Jateng.

“Ini sumbangan dari teman-teman pengusaha,” kata dia, pada Senin (12/2/2024).

Katanya, program itu telah dilakukan sejak tahun lalu. Oleh karena itu, saat ini sudah ada beberapa rumah tidak layak huni yang diperbaiki dengan menggunakan anggaran dari bantuan pihak swasta.

BACA JUGA:   BPBD Banjarnegara Ungkap 287 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir

Namun, Gibran megaku pihaknya belum mendata berapa banyak unit rumah tidak layak huni yang sudah diperbaiki dengan menggunakan dana bantuan dari perusahaan swasta.

“Banyak, itu kan sudah dari tahun lalu. Ini gabungan dari beberapa pengusaha,” katanya.

Terkait angka kemiskinan di Kelurahan Mojo, Gibran mengatakan angkanya masih tinggi. Katanya, salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan mengurangi jumlah rumah tidak layak huni.

“Iya makanya kami kebut RTLH (rumah tidak layak huni), kami usahakan secepatnya kami cicil,” katanya.

BACA JUGA:   Projo Jateng Kecewa Berat Putusan MK Kandaskan Peluang Gibran Jadi Cawapres Prabowo

Oleh karena itu, kata Gibran pengentasan RTLH ini diintervensi dengan menggunakan dana APBD dan SCR perusahaan swasta.

“Biar cepat selesai. Masih banyak yang kurang, tapi berkurangnya juga cepat,” katanya.

Share this Article
Leave a comment