Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Badan Otorita: Pembangunan Tanggul Laut di Pantura Jawa Butuh Waktu 30 Tahun
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Nasional

Badan Otorita: Pembangunan Tanggul Laut di Pantura Jawa Butuh Waktu 30 Tahun

By Athok Mahfud
Rabu, 10 Des 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi tanggul laut pantura
SHARE

INDORAYA – Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa menyatakan bahwa pembangunan tanggul laut raksasa atau giat sea wall di sepanjang pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 tahun.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua II Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, Suhajar Diantoro saat audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen di Kompleks Kantor Gubernur, Selasa (9/12/2025).

Dikatakan dia, pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan tanggul laut Pantura Jawa di Teluk Jakarta dan Teluk Semarang. Teluk Semarang meliputi perairan di Kendal, Kota Semarang, dan sebagian Demak.

“Itu prioritas pertama. Dan kalau kita cermati ternyata di beberapa tempat lain termasuk misalnya sebagian (Kabupaten) Batang, Tegal, dan Pekalongan itu juga sudah luar biasa (dampak rob)” kata Suhajar.

Dia mengatakan, pembangunan tanggul laut secara keseluruhan di Pantura Jawa membutuhkan waktu 20-30 tahun. Untuk percepatan prioritas pembangunan di Teluk Jakarta dan Semarang diperkirakan butuh waktu 8 tahun.

Pihaknya ingin keberagaman metode dalam pembangunan giant sea wall. Ada yang dibangun menggunakan full beton, namun ada juga yang hanya dengan penguatan ekosistem hutan mangrove.

“Yang mangrovenya masih kuat, maka akan dilakukan penguatan terhadap mangrovenya. Pada bagian-bagian tertentu, mungkin cukup (penguatan) tanggul pantai,” ucapnya.

Saat ini, Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa bersama Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut sedang melakukan survei batimetri dan soil investigasi (penyelidikan tanah) di Teluk Semarang dan Jakarta. Survei di Teluk Semarang sudah mencapai 70% lebih.

Setelah survei selesai, kemudian dilanjutkan pekerjaan konsultan, rencananya dimulai pada Januari 2026. Diperkirakan pekerjaan konsultan akan berjalan lebih kurang 6 bulan untuk merancang desain, sekaligus menghitung dampak-dampak sosialnya.

Diperkirakannya, dokumen akan lengkap pada Juli 2026. Kemudian akan dilakukan rapat dengan presiden, dan menteri. Bilamana disetujui, maka diharapkan ground breaking pembangunan tanggul laut dilakukan pada September 2026.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan, pihaknya membuka peluang pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall (tanggul laut) di perisir Kabupaten Demak.

Usulan tersebut telah diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa. Pihaknya berharap hal tersebut dapat mengatasi masalah ganjir rob di Demak.

“Untuk hybrid sea wall nanti dari Kabupaten Demak sampai ke Jepara,” kata Gus Yasin.

Untuk kesiapan teknis, Pemprov Jateng melibatkan pemerintah kabupaten/kota. Sebab, Badan Otorita Pantura Jawa juga akan membentuk tim-tim di lapangan yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

TAGGED:Badan Otorita Pengelola Pantura JawaProyek Tanggul Laut RaksasaRob Pantura JawaTanggul Laut Pantura Jawa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Elon Musk Buka Loker Bergaji Rp4 Miliar, xAI Cari Talent Engineer AI Kelas Dunia Sabtu, 24 Jan 2026
  • Penipuan Online Rugikan Rp9,1 Triliun, OJK Amankan Rp432 Miliar Lewat Anti-Scam Centre Sabtu, 24 Jan 2026
  • Banjir Berangsur Surut, Ratusan Pengungsi di Kudus Mulai Kembali ke Rumah Sabtu, 24 Jan 2026
  • Pemkab Batang Pastikan Anggaran BTT Rp11 Miliar Belum Digunakan untuk Penanganan Banjir Sabtu, 24 Jan 2026
  • Dianggap Lebih Sehat, Ahli Gizi Tegaskan Susu Oat Tak Lebih Unggul dari Susu Sapi Sabtu, 24 Jan 2026
  • Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Sulsel Dijamin Asuransi, Maskapai Pastikan Pendampingan Penuh Sabtu, 24 Jan 2026
  • Rumah Lansia 87 Tahun Tak Layak Huni, Pemkot Semarang Segera Renovasi Sabtu, 24 Jan 2026

Berita Lainnya

Nasional

Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Sulsel Dijamin Asuransi, Maskapai Pastikan Pendampingan Penuh

Sabtu, 24 Jan 2026
Nasional

Hilirisasi Ekonomi sebagai Amanat Konstitusi untuk Kedaulatan dan Keadilan Sosial

Sabtu, 24 Jan 2026
Nasional

Bahlil Merasa Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa di Indonesia Belum Berlistrik

Kamis, 22 Jan 2026
Nasional

Defisit APBN 2026 Rp 689,14 Triliun, RI Siapkan Penarikan Utang Baru Rp 832,20 Triliun

Kamis, 22 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?