Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Awal 2026 Darurat Bencana, 269 Kejadian Landa Jawa Tengah dalam 27 Hari
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Awal 2026 Darurat Bencana, 269 Kejadian Landa Jawa Tengah dalam 27 Hari

By Lu'luil Maknun
Selasa, 27 Jan 2026
Share
2 Min Read
Kondisi Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang usai diterjang banjir bandang. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Rentetan bencana hidrometeorologi masih melanda Provinsi Jawa Tengah sepanjang Januari 2026. Dalam kurun 27 hari pertama tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat 269 kejadian bencana yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Kepala Bidang Pengendalian Operasi BPBD Jawa Tengah, Armin Nugroho menyebut, tanah longsor menjadi jenis bencana yang paling sering terjadi. Meski demikian, banjir justru menimbulkan dampak terluas, terutama di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

“Sepanjang Januari ini, total ada 269 kejadian bencana di Jawa Tengah. Secara jumlah, tanah longsor memang paling sering terjadi, namun banjir memberikan dampak yang jauh lebih besar, khususnya di wilayah Pantura seperti Pekalongan, Kudus, dan Jepara,” ujar Armin Nugroho, Selasa (27/1/2026).

BPBD mencatat, Kota Pekalongan sebagai wilayah terdampak paling parah. Puluhan ribu warga terdampak akibat banjir yang merendam permukiman hingga fasilitas umum. Bahkan, genangan air sempat mengganggu aktivitas transportasi publik, termasuk jalur kereta api.

“Di Kota Pekalongan, sekitar 35.993 warga terdampak, dan 1.035 jiwa terpaksa mengungsi,” jelas Armin.

Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak signifikan terhadap sektor pertanian. Ribuan hektare lahan sawah terendam di sejumlah daerah, sehingga mengancam mata pencaharian petani dan ketahanan pangan regional.

“Kerusakan sektor pertanian cukup besar. Di Kabupaten Kudus, sekitar 2.890 hektare sawah terendam, sementara di Kabupaten Jepara mencapai 1.569 hektare. Lalu terbaru di Purbalingga ada 110 hektare,” ungkapnya.

Di sisi lain, ancaman tanah longsor juga terus menjadi perhatian serius BPBD. Pergerakan tanah di beberapa wilayah dilaporkan merusak infrastruktur vital dan permukiman warga.

“Ancaman longsor tetap kami waspadai. Di Brebes, jalan provinsi mengalami kerusakan akibat tergerus, dan di Sragen terdapat rumah roboh,” kata Armin.

BPBD Jawa Tengah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Upaya mitigasi dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna menekan potensi bencana susulan.

“Puncak musim hujan masih berlangsung. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya.

TAGGED:269 Bencana JatengBencana Jawa TengahBPBD Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Revitalisasi Museum, dari Gudang Artefak Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Senin, 09 Feb 2026
Jateng

Februari Puncak Musim Hujan, Warga Jateng Diminta Waspada Bencana Hidrometereologi

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?