Ad imageAd image

Apindo Jateng Ingatkan Pengusaha Jangan Telat dan Nyicil Bayar THR Lebaran

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 921 Views
3 Min Read
Ketua Apindo Jateng Frans Kongi. (Foto: Dokumen pribadi untuk Indoraya)

INDORAYA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah (Jateng) mengingatkan seluruh pengusaha untuk tidak telat dan tidak menyicil membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2023. Di mana waktu pembayaran THR kepada buruh/pekerja dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Idulfitri.

Ketua Apindo Jateng Frans Kongi menyatakan bahwa tenggat waktu pembayaran THR tersebut sudah diatur dalam SE Kementerian Ketenagakerjaan nomor M/2/HK.04/III/2023 tentang Pelaksanaan Pemberian THR bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Kepada temen-teman saya semua, saya sudah memberitahu untuk secepat-cepatnya membayar THR, kalau perlu sebelum H-7 Idulfitri,” ujarnya saat dihubungi Indoraya melalui telepon seluler, Senin (10/04/2023).

Selain itu, Apindo Jateng juga meminta kepada 1.600-an perusahaan yang menjadi anggotanya agar tidak menyicil pembayaran THR pada lebaran tahun ini.

BACA JUGA:   Oknum PNS Pemprov Jateng yang Gelapkan Uang Arisan Ratusan Juta Ternyata Sering Bolos Kerja

“Kita usahakan tidak akan mencicil, kita tidak pernah bicara soal mencicil. Tapi mencicil dulu waktu covid ada tapi sekarang kita harapkan tidak,” ucap Frans Kongi.

Sejak awal bulan Ramadan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan 1.600-an perusahaan di Jateng terkait pembayaraan THR Keagamaan 2023. Membayar THR merupakan kewajiban yang harus dilakukan pengusaha kepada pekerjanya.

“THR ini kan sudah kewajiban perusahaan tiap tahunnya. Sejak memasuki bulan puasa Ramadan saya ingatkan teman-teman kalau kita ada kewajiban membayar THR kepada semua pekerja. Oleh karena itu kita di Jateng siap membayar THR,” ungkapnya.

Frans mengungkapkan, pada pekan ini sejumlah perusahaan sudah ada yang membayarkan THR lebaran 2023. Di sisi lain, hingga kini belum ada perusahaan yang merasa kesulitan membayar THR.

BACA JUGA:   Ganjar 'Pamer' ke Megawati Kalau Jateng Punya 9 Kepala Daerah Perempuan, Terbanyak se-Indonesia

“Hari-hari ini sudah mulai bayar tapi berapa persis jumlah total perusahaannya saya gak tahu. Tapi ada yang sudah lapor ke saya kalau sudah bayar THR,” tandasnya.

Meskipun begitu, jika di tengah perjalanan terdapat kendala dalam membayar THR, Apindo Jateng berharap agar pengusaha berdiskusi dulu dengan serikat pekerja. Menurutnya ini adalah bentuk hubungan industrial yang harmonis.

“Kalau toh ada kendala, biasanya antara pekerja dan pengusaha itu berbicara bersama, secara musyawarah jika ada kesulitan. Kalau semua sudah oke saya pikir ga usah diberi sanksi. Pengusaha itu bukan orang kriminal kok,” harapnya.

BACA JUGA:   12 Kali Berturut-turut, Pemprov Jateng Raih Opini WTP

Sebelumnya Pemprov Jateng meminta seluruh perusahaan untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran Idulfitri atau pada 15 April 2023. Perusahaan juga diminta untuk membayar THR secara utuh tanpa dicicil.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Sakina Rosellasari. Imbauan ini merupakan tindaklanjut dari SE Kementerian Ketenagakerjaan nomor M/2/HK.04/III/2023 tentang Pelaksanaan Pemberian THR bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Semua pengusaha wajib membayarkan THR kepada karyawan/wati selambatnya tanggal 15 April 2023 utuh tanpa dicicil sesuai dengan SE Kemenaker,” ujarnya kepada Indoraya melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (4/4/2023).

Share this Article
Leave a comment