Ad imageAd image

APGI Jateng Sesalkan Pendaki yang Nyalakan Flare di Gunung Andong

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 826 Views
2 Min Read
Tangkapan layar video pendaki gunung menyalakan flare di Gunung Andong Magelang. (Foto: istimewa)

INDORAYA – Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Jawa Tengah (Jateng) menyesalkan tindakan pendaki yang menyalakan flare di atas puncak Gunung Andong, Kabupaten Magelang.

Sebelumnya viral di media sosial sekelompok pendaki gunung menyalakan flare di puncak Gunung Andong. Dalam video yang beredar, flare tampak sudah menyala dan asapnya mengepul hingga mengganggu para pendaki lainnya.

Ketua APGI Jawa Tengah, Dasirun, menyayangkan tindakan pendaki yang menyalakan flare tersebut. Pasalnya selain mengganggu pendaki lain, flare juga bisa menyebabkan kebakaran hutan seperti yang pernah terjadi di Gunung Bromo pada 6 September 2023 lalu.

BACA JUGA:   Penurunan Harga Produk, Pabrik Kayu di Temanggung Kurangi Jam Kerja Karyawan

“Flare itu kan tanda bahaya peruntukannya, kalau di gunung dinyalakan untuk bersenang-senang ya tidak pas, tidak sesuai kegunaan, bisa membahayakan,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2024).

Dia berharap ada sikap tegas untuk memberi efek jera kepada pendaki yang menyalakan flare tersebut. Selain itu, adanya tindakan tersebut juga sebagai pelajaran untuk mencegah kejadian serupa di gunung-gunung lain yang ada di Jawa Tengah.

“Laporan flare memang baru kali ini, tapi kalau petasan beberapa ada, tapi saya lupa di gunung mana. Maka pesan saya kepada pendaki gunung tolong patuhi aturan atau jangan melakukan hal yang membahayakan alam maupun pendaki lainyna,” ungkap Dasirun.

BACA JUGA:   Jateng Dikepung Banjir, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Guna Kurangi Intensitas Hujan

Kasus ini viral di media sosial. Salah satu akun yang turut membagikan postingan pendaki yang menyalakan flare tersebut adalah akun Instagram @infoandong.

Dalam video yang beredar, flare tampak sudah menyala dan asapnya mengepul sampai mengganggu para pendaki lainn. Perekam video mengucapkan kalimat sumpah serapah lantaran tindakan yang dilakukan oleh pendaki yang menyalakan flare itu dinilai melanggar aturan.

“Terduga, nyalain flare di Andong kalau ada yang kenal dan mengenali hubungi admin,” tulis narasi pada video yang diunggah akun @ infoandong tersebut.

BACA JUGA:   Baru 25 Persen, Distribusi Logistik Pemilu di Jateng Ditarget Rampung Bulan Ini
Share this Article
Leave a comment