Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Semarang Naik Signifikan Sepanjang 2025
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Peristiwa

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Semarang Naik Signifikan Sepanjang 2025

By Lu'luil Maknun
Kamis, 01 Jan 2026
6 Views
Share
2 Min Read
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi. (Foto: Lu'luil Maknun)
SHARE

INDORAYA – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Semarang mengalami peningkatan cukup signifikan sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Data resmi menunjukkan, jumlah kecelakaan naik dari 1.515 kasus pada 2024 menjadi 2.040 kasus pada 2025.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi menyebut, kenaikan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor manusia dan kondisi kendaraan.

“Untuk kecelakaan lalu lintas memang mengalami kenaikannya sangat signifikan di tahun 2025,” ujarnya saat jumpa pers di markas Polrestabes, Rabu (31/12/2025).

Seiring peningkatan jumlah kecelakaan, korban jiwa pun bertambah. Pada 2024, tercatat 84 korban meninggal dunia, sementara pada 2025 meningkat menjadi 108 orang. Korban luka berat juga meningkat dari satu orang menjadi dua orang, sedangkan korban luka ringan melonjak dari 1.532 menjadi 2.344 orang. Kerugian materil akibat kecelakaan pun ikut naik, dari Rp 1,8 miliar pada 2024 menjadi Rp 3,2 miliar tahun ini.

Salah satu kasus kecelakaan yang paling menonjol terjadi di ruas Tol Semarang–Batang KM 420+200 Simpang Susun Krapyak pada Senin (22/12/2025), yang menewaskan 16 penumpang.

Meski angka kecelakaan meningkat, penindakan pelanggaran lalu lintas melalui tilang elektronik (ETLE) justru menurun. Selama periode 2020–2024, tercatat 7.048 pelanggaran, sedangkan pada 2025 turun menjadi 5.395 pelanggaran atau turun sekitar 23 persen.

Syahduddi menjelaskan, pihaknya berupaya menyeimbangkan antara penindakan dan pendekatan persuasif, khususnya pada pelanggaran yang tidak berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Dalam penjelasannya, Syahduddi menegaskan bahwa peningkatan angka kecelakaan dipengaruhi oleh empat faktor utama: manusia atau pengemudi, jalan, kendaraan, serta lingkungan dan budaya berlalu lintas. Evaluasi internal menunjukkan bahwa faktor manusia dan kendaraan menjadi prioritas untuk diperbaiki ke depan.

“Kami akan fokus pada edukasi dan pencegahan agar angka kecelakaan dan fatalitas di jalan bisa ditekan pada 2026,” katanya.

Syahduddi berharap, upaya preventif melalui edukasi dan pengawasan yang diperkuat dapat menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat di jalan raya.

TAGGED:Berita Semarang Terbarukecelakaan lalu lintas semarangpolrestabes semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026
  • Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil Rabu, 11 Feb 2026
  • Prihatin Nasib Guru Honorer, PGRI Jateng Kritik Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Rabu, 11 Feb 2026
  • Hampir 1 Bulan Hilang, Pendaki Bukit Mongkrang Gunung Lawu Ditemukan Meninggal Dunia Rabu, 11 Feb 2026
  • Hanyut di Sungai Sambong Batang, Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Rabu, 11 Feb 2026
  • Nekat Kendarai Motor Saat Hujan Deras, Perempuan di Semarang Hanyut dan Hilang di Sungai Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Peristiwa

Hampir 1 Bulan Hilang, Pendaki Bukit Mongkrang Gunung Lawu Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 11 Feb 2026
Peristiwa

Hanyut di Sungai Sambong Batang, Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut

Rabu, 11 Feb 2026
Peristiwa

Nekat Kendarai Motor Saat Hujan Deras, Perempuan di Semarang Hanyut dan Hilang di Sungai

Rabu, 11 Feb 2026
Peristiwa

Mendagri Soal Pemulihan Bencana Sumatera: 46 Daerah Terdampak, Enam Wilayah Tak Ajukan Bantuan

Rabu, 11 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?