Ad imageAd image

Airlangga Pelajari Penerapan Program Makan Bergizi Gratis dari Jepang

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 870 Views
1 Min Read
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan belajar penerapan program makan siang gratis dari Jepang.

“Indonesia terbuka untuk belajar dari negara-negara yang sudah menyelenggarakan program makan siang gratis, yang kini disebut program makan bergizi oleh presiden terpilih, termasuk dari Jepang,” kata Airlangga saat menghadiri Nikkei Forum di Tokyo, Jumat (24/5/2024).

Jepang telah menerapkan program ini sejak akhir Perang Dunia II. Selain itu, Indonesia juga mempelajari program serupa dari China.

BACA JUGA:   Atasi Defisit Beras 2024, Pemerintah Bakal Impor 3 Juta Ton Beras

“Banyak negara telah menerapkan program ini, dan Indonesia perlu belajar untuk mengimplementasikannya, terutama oleh pemerintahan selanjutnya,” tambahnya.

Program makan siang gratis diusulkan oleh presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dan menjadi salah satu program utama kampanye mereka. Program ini diperkirakan memerlukan anggaran hingga Rp400 triliun, dengan penerima manfaat termasuk anak sekolah, balita, dan wanita hamil.

Jepang telah menerapkan program makan siang gratis selama sekitar 70 tahun. Awalnya untuk siswa kurang mampu, program ini diperluas dengan undang-undang tahun 1954 yang mewajibkan makan siang gratis di sekolah dasar dan menengah. Menu makan siang diawasi ketat sesuai kebutuhan gizi dan kalori anak. Siswa juga bergiliran membagikan makan siang di sekolah.

BACA JUGA:   DPD RI Angelius Wake Nilai Program Makan Siang Gratis Harus Libatkan Tiap Daerah
Share this Article