Ad imageAd image

AHY Sindir Eks Koalisinya: Belum Selesai, Semua Sudah Ke Sana Kemari

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 831 Views
2 Min Read
Ketua Umum Demokrat AHY. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan sindiran terhadap Koalisi Perubahan yang mengadopsi strategi politik dari partai-partai pendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dalam Pemilihan Presiden 2024.

AHY menyatakan rasa syukur karena Partai Demokrat tidak lagi terlibat dalam koalisi tersebut. Dia menyinggung partai-partai dalam koalisi tersebut yang telah beralih dukungan meskipun pemilihan presiden belum berakhir.

“Coba kita masih di tempat yang lama, hancur lebur. Betul? Kita tahu, belum selesai, semua sudah ke sana kemari,” kata AHY saat berbicara dalam acara buka bersama Partai Demokrat di Jakarta, pada Sabtu (23/3/2024).

BACA JUGA:   AHY Bersyukur Gabung KIM: Bayangkan, Coba Masih di Tempat Lama Kita Hancur

AHY menyatakan bahwa dia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib Partai Demokrat jika tetap berada dalam Koalisi Perubahan. Dia yakin bahwa Demokrat pasti akan ditinggalkan oleh partai lain jika masih bertahan dalam koalisi tersebut.

Dia meyakini bahwa jalur yang ditempuh oleh Partai Demokrat saat ini adalah anugerah dari Tuhan. AHY merasa bersyukur karena Tuhan telah mempertemukan Partai Demokrat dengan Prabowo Subianto.

“Kita mungkin kalah dalam pertempuran pileg, tetapi kita menang besar dalam perang pilpres,” ujar AHY.

BACA JUGA:   Peluang Cawapres, Anies Baswedan Justru Soroti Usia Gibran

Sebelumnya, Partai Demokrat telah bergabung dengan Koalisi Perubahan bersama Partai NasDem dan PKS. Namun, mereka memutuskan untuk keluar setelah NasDem menyetujui Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden dari Anies Baswedan.

Sebagai gantinya, Partai Demokrat kemudian bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju, yang mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara nasional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024. Prabowo kemudian bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, untuk membahas kemungkinan bergabung ke dalam koalisi.

BACA JUGA:   Pengamat Politik Soal Slogan Perubahan yang Diusung Anies: Ada Krisis Identitas

“Kita lihat perkembangan ke depan. Itu (NasDem bergabung ke kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran) 50:50 possibility masih,” ucap Paloh.

Share this Article
Leave a comment