Ad imageAd image

AHY Bereaksi Usai Ketua DPR RI Puan Maharani Berikan Sindiran Capres Ganteng

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 104 Views
3 Min Read
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (dok. Instagram AHY)

INDORAYA – Sindiran yang pernah dilontarkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani soal pemimpin ganteng dan selalu tampil di medsos tetapi tidak bisa kerja, mendapat respon dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua umum Partai Demokrat itu menegaskan sindiran tersebut tidak ditujukkan kepadanya.

“Wah saya nggak mau komentar yang gitu-gitu ah, saya nggak merasa di itu,” kata Agus Harimurti Yudhoyono kepada wartawan, di TMP Kalibata, Selasa (3/5/2022).

AHY tak berkomentar banyak soal sindiran Puan. Namun dia kembali menegaskan dirinya merasa pemimpin ganteng tidak bisa kerja bukanlah dirinya.

“Enggak, nggak merasa sama sekali,” ujarnya.

BACA JUGA:   Gara-gara Pinjol Ibu di Semarang Tega Bunuh Anak Kandung dan Hampir Bunuh Diri

Puan Sindir Pemimpin Ganteng Tak Bisa Kerja

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani membuat gempar usai meminta agar warga tidak memilih pemimpin yang ganteng, sering muncul di medsos, tapi tidak bisa kerja. Pernyataan Puan tersebut disampaikan di depan kadernya di Wonogiri, Jawa Tengah.

Dia menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan di depan DPC Wonogiri, Selasa (26/4) kemarin. Dia awalnya berbicara terkait kriteria pemimpin Indonesia yang baik untuk dipilih.

“Saya minta itu adalah kembalilah ke jati diri akar Indonesia. Pilihlah orang yang betul-betul cinta Indonesia, dukung orang yang memang mau bergotong-royong untuk membangun bangsa ini bersama,” kata Puan di depan kader PDIP seperti dikutip detikcom, Kamis (28/4).

BACA JUGA:   SBY dan AHY Bertemu Surya Paloh, Apa Yang Dibicarakan?

Puan lalu membeberkan alasannya menyampaikan kriteria tersebut. Dia menyinggung saat ini masyarakat lebih memilih pemimpin yang ganteng dan sering tampil di media sosial.

“Kenapa saya ngomong ini? Kadang-kadang sekarang kita ini suka ‘yo wes lah dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan, yo wes dia saja walau nggak iso opo-opo tapi yang penting dia itu kalau di socmed, di TV itu nyenengin’, tapi kemudian nggak bisa kerja, nggak deket rakyat,” ucapnya.

BACA JUGA:   Kasbangpol Jateng Gunakan Pendekatan Dialog Langsung dengan Masyarakat Tangani Konflik Sosial

“Mau atau nggak pemimpin kayak gitu?” tanya Puan.

“Nggak,” jawab para kader PDIP.

Tak hanya itu, Puan lalu mengingatkan agar kadernya di Wonogiri memilih pemimpin yang mau membantu rakyat hingga memperjuangkan kebutuhan masyarakat Wonogiri. Dia meminta agar jangan asal memilih pemimpin yang hanya suka cari panggung.

“Jadi jangan kemudian kita itu asal pilih karena cuma kelihatan di panggung saja, panggung itu panggung media, panggung TV, panggung socmed, tapi pilih orang yang betul-betul pernah memperjuangkan kita, pernah bersama-sama kita, pernah bergotong-royong bersama kita. Setuju atau nggak?” ujar Puan.

“Setuju,” jawab para kader lagi.(FZ)

Share this Article