INDORAYA – Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sowan ke kediaman Gus Muhammad Abdurrohman Kautsar (Gus Kautsar). Dalam pertemuan tersebut keduanya saling berkabar tentang aktivitas masing-masing.
“Piyambakan mawon Jenengan? (Sendirian saja?)” tanya Gus Kautsar mengawali pembicaraan sambil mempersilakan Ahmad Lutfi duduk lesehan.
Ahmad Luthfi mengatakan, sebelumnya pernah datang di tempat serupa, namun bukan di ruangan tersebut. Ruangan dengan cat serba cerah itu disebutnya bukan tempat sembarangan.
“Kula pun pernah mriki, tapi nggih mboten wantun teng mriki (ruangan). Mriki niki, mboten sembarangan. (Saya pernah ke sini, tapi bukan di ruangan ini. Ruangan ini bukan sembarangan),” kata Ahmad Luthfi, pada Rabu (01/01/2024).
Gus Kautsar pun menceritakan jika ruangan tersebut dulunya adalah kolam. Namun kemudian dirombak menjadi ruangan yang cukup luas dan bisa digunakan untuk pertemuan tokoh maupun alumni pondok.
Selanjutnya, Gus Kautsar juga menjelaskan sejumlah foto-foto yang terpajang di tembok tepat di belakangnya. Setidaknya ada 12 foto yang difigura indah di sana. Mereka adalah tokoh kiai serta ulama yang menjadi pendahulu serta nasihat-nasihat yang pernah disampaikan.
Di sisi lain Gus Kautsar juga menceritakan kesibukan di tengah-tengah kegiatan “1 Abad Ponpes Al Falah Ploso”. Pondok pesantren yang didirikan oleh KH Djazuli Utsman tersebut memiliki banyak santri yang tersebar di Indonesia, termasuk di antaranya dari Jawa Tengah.
Pertemuan Ahmad Luthfi dan Gus Kautsar bukan hanya kali itu saja. Keduanya juga bertemu dalam acara Doa Bersama Jawa Tengah yang digelar di Lapangan Simpang Lima Semarang pada November 2024 dan pengajian akbar yang digelar dalam rangka menyongsong 1 abad Pondok Pesantren Alfalah Ploso di Solo pada Desember 2024.
Dalam beberapa kesempatan, Gus Kautsar juga mendoakan kebaikan untuk Ahmad Luthfi terlebih saat memimpin Jawa Tengah nantinya bersama dengan Taj Yasin Maimoen.


