Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ahmad Luthfi Kawal Proyek Tol Yogyakarta–Bawen, Progres Capai 83 Persen
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Ahmad Luthfi Kawal Proyek Tol Yogyakarta–Bawen, Progres Capai 83 Persen

By Redaksi Indoraya
Sabtu, 18 Okt 2025
Share
4 Min Read
Ahmad Luthfi Kawal Proyek Tol Yogyakarta–Bawen, Progres Capai 83 Persen. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA –  Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Jawa Tengah. Salah satu proyek prioritas yang paling dinanti masyarakat adalah Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, yang dikerjakan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB).

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen, AJ Dwi Winarsa, menjelaskan bahwa proyek jalan tol sepanjang 75,12 kilometer tersebut dibagi menjadi enam seksi, yaitu Seksi 1 Yogyakarta–Banyurejo, Seksi 2 Banyurejo–Borobudur, Seksi 3 Borobudur–Magelang, Seksi 4 Magelang–Temanggung, Seksi 5 Temanggung–Ambarawa, dan Seksi 6 Ambarawa–Bawen.

“Dari enam seksi, Seksi 1 sudah mencapai 83 persen, sedangkan Seksi 6 telah mencapai 74 persen. Keduanya ditargetkan rampung tahun depan,” ujar Dwi Winarsa, Jumat (17/10/2025).

Ia menambahkan, Seksi 1 di wilayah Yogyakarta diperkirakan rampung pada tahun depan, dengan target progres hingga akhir 2025 mencapai 87 persen. Sementara Seksi 6 di wilayah Bawen–Ambarawa juga ditargetkan selesai pada tahun depan, dengan capaian 83 persen di akhir tahun ini. Kedua seksi tersebut diharapkan sudah bisa beroperasi pada 2026.

Saat ini, pekerjaan utama di Seksi 1 meliputi pengerjaan timbunan sepanjang 4,4 kilometer serta pembangunan jembatan di atas Saluran Mataram, Yogyakarta. Sedangkan di Seksi 6, pekerjaan berfokus pada timbunan di simpang susun Ambarawa, termasuk pembangunan jembatan dan pile slab (pondasi) sepanjang 1,8 kilometer.

Jalan tol yang menghubungkan dua provinsi ini memiliki panjang 8,80 kilometer di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 66,32 kilometer di wilayah Jawa Tengah. Proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas koridor Yogyakarta–Solo–Semarang (Joglosemar).

“Setelah tol beroperasi penuh, waktu tempuh dari Yogyakarta ke Semarang maupun sebaliknya diperkirakan hanya sekitar satu jam. Tol ini bukan hanya mempersingkat perjalanan, tetapi juga menawarkan panorama pegunungan yang indah,” kata Dwi.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan tol ini akan mempercepat konektivitas antarwilayah dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Dengan demikian diharapkan keberadaan jalan tol ini memberikan manfaat sebesar-besarnya buat masyarakat, dan juga tentunya buat pengembangan ekonomi wilayah di sekitar jalan tol,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi Winarsa menuturkan bahwa proyek tol ini diharapkan mampu mendorong mobilitas, memperlancar arus logistik, serta membuka peluang ekonomi baru di kawasan yang dilalui.

“Harapannya manfaat proyek ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat dan ikut memperkuat pengembangan ekonomi regional,” ucapnya.

Pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen juga mendapat sambutan positif dari warga yang tinggal di sekitar trase proyek.

Setiyaji (63), warga Desa Tambak Selo, Kecamatan Ambarawa, menilai bahwa proyek ini membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat sekitar.

“Mayoritas warga setuju, karena akan membantu perputaran ekonomi jadi lebih mudah. Harapannya, cepat selesai dan tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat,” tutur Setiyaji saat ditemui di tempat usahanya.

Sementara itu, Lilik Abidin (43), pengguna jalan yang rutin bepergian menuju Magelang dan Yogyakarta, mengatakan bahwa keberadaan jalan tol akan memangkas waktu tempuh secara signifikan.

“Biasanya kalau lewat jalur biasa butuh sekitar satu setengah jam. Kalau nanti ada tol, bisa hanya sekitar satu jam saja,” ujarnya.

Menurut Lilik, kehadiran jalan tol ini juga akan menjadi solusi dari kemacetan yang kerap terjadi di jalur utama, terutama saat terjadi kecelakaan di tanjakan.

“Kalau sudah ada tol, perjalanan akan jauh lebih lancar,” katanya.

TAGGED:Gubernur Jawa Tengah Ahmad LuthfiProyek Tol Yogyakarta–Bawen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Jepara Kucurkan Rp7,7 Miliar Alsintan untuk Petani, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

Selasa, 13 Jan 2026
Daerah

Bus DAMRI Karimunjawa Jepara Resmi Beroperasi Tahun Ini, Tarif Rp7.000 Per Orang

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?