INDORAYA – Film Agak Laen: Menyala Pantiku! atau Agak Laen 2 mencatat pencapaian luar biasa di industri perfilman nasional dengan menembus angka 7 juta penonton hanya dalam 17 hari penayangan. Capaian ini menegaskan posisi film produksi Imajinari tersebut sebagai salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Berdasarkan pembaruan hari ini, pada Minggu, (14/12/2025), total penonton Agak Laen 2 telah melampaui 7 juta orang dan kini bersaing di jajaran tiga besar film Indonesia dengan jumlah penonton tertinggi sepanjang sejarah.
Informasi ini diumumkan melalui akun Instagram resmi @pilem.agak.laen. Pada hari ke-17 penayangan, tepat pukul 17.00 WIB, angka penonton resmi menembus 7.000.000.
“Di hari ke-17 jam 17.00 7.000.000 penonton ikut penyerbuan,” tulis video yang diunggah produser Agak Laen, Ernest Prakasa, dikutip Sabtu (13/12/2025).
Data Cinepoint per Sabtu (13/12) turut menguatkan capaian tersebut. Tercatat Agak Laen 2 telah mengumpulkan 6.765.178 penonton dari total 98.773 kali penayangan, dengan lonjakan signifikan sebesar 2.084.650 penonton hanya dalam sepekan terakhir.
Dengan raihan itu, Agak Laen 2 sukses melampaui film-film box office seperti Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 yang meraih 6.858.616 penonton serta Pengabdi Setan 2: Communion dengan 6.391.982 penonton. Konsistensi jumlah penonton sejak rilis pada 27 November 2025 menjadi faktor utama keberhasilan film ini.
Meski demikian, posisi tiga besar film Indonesia terlaris masih ditempati film pertama Agak Laen yang mengoleksi 9.126.607 penonton. Selisih sekitar 2 juta penonton dinilai masih berpeluang dikejar, terlebih memasuki periode libur sekolah dan akhir tahun Desember 2025.
Hingga saat ini, baru dua film Indonesia yang berhasil menembus angka 10 juta penonton, yakni KKN di Desa Penari dengan 10.061.033 penonton dan Jumbo yang berada di puncak dengan 10.233.002 penonton.
Dengan tren pertumbuhan penonton sekitar 500 ribu saat akhir pekan dan 300 ribu pada hari kerja, capaian 10 juta penonton untuk Agak Laen 2 diprediksi dapat tercapai pada rentang 20–22 Desember 2025.


