Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Aduan Penerimaan Siswa SMA/SMK Negeri Jateng Turun, Ombudsman Apresiasi Pemprov
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Aduan Penerimaan Siswa SMA/SMK Negeri Jateng Turun, Ombudsman Apresiasi Pemprov

By Redaksi Indoraya
Jumat, 17 Okt 2025
Share
3 Min Read
Aduan Penerimaan Siswa SMA/SMK Negeri Jateng Turun, Ombudsman Apresiasi Pemprov. (Foto: pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima hasil kajian cepat (rapid assessment) dari Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah mengenai potensi maladministrasi penggunaan Data Terpadu (DT) Jateng dalam proses seleksi jalur afirmasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK di Jawa Tengah.

Penyerahan hasil kajian dilakukan oleh Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jiweng, bersama Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Siti Farida, di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (16/10/2025).

“Kami menyampaikan hasil reviu sistemik Ombudsman terkait dengan proses penerimaan siswa baru, khususnya di tingkat provinsi, berarti tingkat SMA dan SMK,” kata Robert seusai menyerahkan hasil kajian cepat kepada Gubernur Ahmad Luthfi.

Robert menjelaskan, sistem penerimaan siswa baru di Jawa Tengah kini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, jumlah aduan masyarakat mengenai PPDB tahun 2025 jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan tersebut dinilai berkaitan erat dengan ketersediaan data yang semakin valid, khususnya untuk jalur afirmasi bagi siswa tidak mampu dan penyandang disabilitas.

Meskipun begitu, hasil kajian cepat Ombudsman tetap menemukan beberapa kendala di lapangan, terutama dalam proses verifikasi dan validasi di tingkat kabupaten/kota. Hambatan tersebut terjadi karena belum adanya payung hukum yang kuat untuk mendukung mekanisme tersebut.

Menanggapi hal itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik hasil kajian Ombudsman. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk investigasi eksternal yang penting bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah.

“Data ini memang sangat penting. Maka harus ada cara atau langkah agar mendapatkan data yang valid,” tandasnya.

Luthfi juga menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membentuk tim kecil yang secara khusus menangani persoalan data terpadu serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, Sekda Jawa Tengah Sumarno menjelaskan bahwa DT Jateng yang digunakan dalam proses verifikasi dan validasi PPDB dinilai lebih akurat dibandingkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Ia pun mengapresiasi langkah Ombudsman yang mendorong adanya landasan hukum yang lebih jelas dalam pemanfaatan DT Jateng.

“Kami akan konsultasikan dengan kementerian terkait hal itu,” katanya.

Sumarno menambahkan, pemerintah pusat saat ini sedang mengarahkan agar Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi satu-satunya data terpadu yang digunakan secara nasional. Namun, proses penyesuaian atau pemadanan dari DTKS ke DTSEN masih memerlukan waktu panjang. Di sisi lain, berbagai kebijakan dan kegiatan di lapangan tetap harus terus berjalan.

TAGGED:Aduan Penerimaan Siswa SMA/SMK Negeri Jateng Turunpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Peringati HUT ke-18, Gerindra Jateng Minta Kader Rawat dan Tertibkan Atribut Partai

Jumat, 06 Feb 2026
Jateng

Peringatan HUT ke-18 Gerindra Jateng Tak Ada Pesta Pora, Fokus Baksos dan Penanganan Bencana

Jumat, 06 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?