Ad imageAd image

Ade Bhakti ASN Pemkot Semarang Usai Dipanggil KPK: Tidak Usah Berspekulasi Aneh-aneh

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 149 Views
3 Min Read
ekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, memberikan pernyataan kepada publik usai dipanggil KPK melalui akun media sosialnya. (Foto: instagram @adebhakti)

INDORAYA – ASN Pemkot Semarang, Ade Bhakti Ariawan memberikan pernyataan kepada publik usai dirinya dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Ade dimintai keterangan KPK di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jateng, Kamis (1/2/2024).

Setelah pemanggilan itu, Ade memberikan pernyataan kepada publik melalui media sosial instagram pribadinya, @adebhakti pada Jumat (2/2/2024). Indoraya.news sudah mendapatkan izin untuk mengutip pernyataan dalam video tersebut.

“Kawan-kawan semua beberapa hari terakhir teman-teman rame gegara pemberitaan yang beberapa media di depannya itu judul beritanya menggunakan nama saya,” ujarnya dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang itu menjelaskan bahwa pada hari ini, Jumat (2/2/2024), Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, juga dimintai keterangan oleh KPK.

BACA JUGA:   Pasang Target 50 Persen Suara Lebih di Jateng, Gerindra Siap Rubah Kandang Banteng Jadi Sangkar Garuda

“Hari ini alhamdulillah pak Sekda Semarang sudah memberikan klarifikasi atau jawaban sehingga bisa dimuat di media online cetak umum elektronik,” katanya.

“Jadi memang seperti itu apa adanya dan saya mohon maaf nggak bisa membalas satu persatu. Yang pastinya saya terimakasih sudah diberikan doa-doa terbaik, ucapan-ucapan supaya diberikan kesehatan,” imbuh Ade.

Mantan Camat Gajahmungkur itu mengaku banyak teman yang kemudian bertanya kepadanya terkait pemanggilan tersebut. Namun dia berpesan agar publik tidak berspekulasi yang aneh-aneh.

“Banyak juga teman yang nanya tentang apa sih. Kemudian kok mas Ade sih? Kok bukan yang lain sebagainya-lah. Jadi pesan saya buat kawan-kawan semua tidak usah berspekulasi aneh-aneh, berspekulasi macam-macam,” ujarnya.

BACA JUGA:   9 Daerah di Jateng Berdaya Saing Sangat Tinggi, Dinilai Sukses Manfaatkan Potensi Lokal

Lebih lanjut Ade juga menegaskan bahwa lembaga, dalam hal ini Pemkot Semarang, serta dirinya hingga kini masih menjaga integritas sebagai ASN.

“Saya yakin sih sebuah lembaga masih punya integritas. Begitu pula dengan saya secara pribadi juga punya integritas. Jadi saya juga nggak mau macam-macam,” ujar dia.

Ade bilang, jika ada yang bertanya terkait pemanggilan KPK, dia akan berusaha menjawab dengan jujur. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang selama ini terus mendoakannya.

“Kalau ada pertanyaan pasti akan saya jawab dengan sejujur-jujurnya. Setahu saya apa aja. Terimakasih harapan dan doanya, alhamdulillah saya baik-baik saja,” tandas dia.

BACA JUGA:   Kemenag Jateng Pantau Hilal Penentu Hari Raya Idulfitri 2023 di 16 Lokasi Ini

Diketahui selain Ade Bhakti, ada empat pejabat lain yang juga dipanggil KPK. Di antaranya dua ASN dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, satu dari Dinas Penataan Ruang (Distaru), dan satu dari Kantor Kecamatan Ngaliyan.

Pemanggilan itu diduga berkaitan dengan penggunaan anggaran untuk kegiatan proyek di tingkat kelurahan sampai kecamatan. Pejabat Pemkot Semarang dipanggil penyidik KPK untuk klarifikasi atau dimintai keterangan sebagai saksi.

Share this Article
Leave a comment