INDORAYA – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melakukan acara wisuda ke-76 terhadap 800 orang lulusan untuk program sarjana dan pascasarjana di Balairung UPGRIS, Selasa (23/1/2024).
Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati M. Hum menyatakan mahasiswa yang diwisuda ini telah menjalani sepenuhnya dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbudristek.
Pasalnya, mereka telah menjalani magang, kampus mengajar, pertukaran mahasiswa merdeka serta program MBKM lainnya.
“Sejak dari mahasiswa mereka mendekatkan pada dunia kerja, maka mereka telah betul-betul siap menghadapi dunia kerja. Mereka telah dibekali dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang cukup, sehingga mereka bisa terus berusaha dan belajar agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sri Suciati sebelum upacara wisuda ke-76 UPGRIS, Selasa pagi.
Sri Suciati juga membeberkan momentum wisuda di kampusnya ada hal yang unik yang jarang terjadi saat pelepasan lulusan pada umumnya.
Yakni terdapat satu lulusan program studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris yang berasal dari Libya.
“Satu wisudawan program Magister prodi pendidikan bahasa inggris dari Libya ikut wisuda kali ini. Kita memang sudah menerima mahasiswa asing untuk menempuh studi di UPGRIS, ini mereka sudah mulai lulus,” bebernya.
Untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing, pihaknya telah bekerjasama dengan relasi di luar negeri melalui education internasional. Sehingga malalui kerjasama itu kedepan akan semakin banyak mahasiswa asing di UPGRIS.
“Kita juga memiliki darmasiswa di UPGRIS, dan kedepan diharapkan jumlah darmasiswa ini akan semakin banyak lagi,” harapnya.


