Kebakaran TPA Jatibarang Akhirnya Padam, Pemkot Semarang Siapkan Penataan Ulang di 2027

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Foto : Lu’luil Maknun/Indoraya).

INDORAYA– Penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang kini menunjukkan perkembangan signifikan. Api utama yang sempat membakar gundukan sampah telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dan saat ini lokasi TPA dilaporkan hanya menyisakan kepulan asap tipis.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengapresiasi tinggi sinergi lintas dinas yang bertindak cepat mengendalikan kobaran api melalui inovasi penanganan teknis di lapangan.

“Hari ini sudah tinggal asap-asap dikit. Keren kerja sama semua pihak, mulai dari DLH, Distaru, Perkim, hingga Damkar. Metode yang dilakukan adalah memindahkan gundukan sampah panas menggunakan alat berat lalu disebar dan langsung disemprot air. Itu terbukti memadamkan api dengan cepat,” ujar Agustina usai menghadiri Bursa Usaha Unggulan di Muladi Doke Undip, Semarang, Rabu (7/10/2026).

Lantaran penanganan darat berjalan sangat efektif hingga membasahi lapisan terdalam gundukan sampah, Agustina menyebut opsi rekayasa cuaca maupun pengerahan helikopter water bombing belum perlu direalisasikan.

Dorong Petugas Istirahat dan Kirim Korban ISPA ke Rumah Sakit

Menanggapi laporan munculnya kasus gangguan pernapasan (ISPA) di kalangan petugas, Wali Kota menegaskan bahwa tim medis telah disiagakan penuh melalui posko dan tenda kesehatan di lokasi TPA Jatibarang. Agustina juga menginstruksikan pergantian shift secara tegas agar para petugas tidak memaksakan diri di tengah tingginya risiko paparan gas dan asap.

“Semua yang berjaga di situ punya potensi terdampak, jadi tidak boleh merasa paling sehat. Saya minta petugas yang sudah berjaga bergantian dulu untuk istirahat. Bagi yang bergejala langsung kita kirim ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” tegas Agustina.

Di samping itu, Dinas Kesehatan Kota Semarang terus memantau kualitas udara di sekitar lokasi, di mana perameter sebaran asap dicatat makin menyempit.

Rencana Jangka Panjang: Gandeng Konsultan Khusus dan KemenLH

Guna mencegah kejadian serupa berulang di masa mendatang, Pemkot Semarang telah merancang skema mitigasi jangka panjang. Pada tahun 2027 mendatang, Pemkot berencana mendatangkan konsultan dan tim ahli khusus untuk merevisi tata ruang serta mendesain ulang sistem pengolahan TPA Jatibarang.

“Tahun 2027 kami akan mengundang konsultan khusus yang memahami lanskap TPA, ahli lindi, hingga ahli kimia untuk membantu penataan ulang. Kebakaran ini membuat zonasi sampah teracak-acak. Kita butuh konsultan untuk memasang sistem mitigasi terintegrasi, seperti perangkat otomatis pembuangan gas metan dan instalasi pipa air cepat,” jelasnya.

Penataan ulang TPA Jatibarang tersebut nantinya akan dilaksanakan secara terintegrasi dengan pendampingan langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLH).

Di sisi lain, mengenai estimasi total kerugian material akibat kebakaran tersebut, Pemkot Semarang mengonfirmasi proses penghitungan rinci masih terus dilakukan oleh tim terkait.