Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: 8 Sapi di Pasar Hewan Jepara Terkena PMK, 6 Berasal dari Pati
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Daerah

8 Sapi di Pasar Hewan Jepara Terkena PMK, 6 Berasal dari Pati

By Athok Mahfud
Kamis, 09 Jan 2025
Share
2 Min Read
Petugas dari Disnakkeswan Jateng melakukan pemeriksaan sapi ternak yang diduga terkena penyakit mulut dan kuku. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Sebanyak delapan ekor sapi di Pasar Hewan Pon Bangsri, terindikasi terkena penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari temuan itu, enam di antaranya berasal dari Kabupaten Pati.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH)  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir mengatakan, temuan delapan ekor sapi terkena PMK itu terjadi pada Senin (6/1/2025) lalu.

Dia menyebut, petugas di pasar yang memeriksa hewan tersebut secara langsung meminta pedagang untuk membawa pulang sapi yang terjangkit PMK.

“Dari delapan sapi tersebut, enam ekor berasal dari Kabupaten Pati dan dua ekor dari Desa Bondo, Kecamatan Bangsri,” kata Mudhofir kepada wartawan, Rabu (8/1/2025).

Dia menyebut, per hari ini terdapat 17 kasus PMK di Kabupaten Jepara dengan kasus aktif sebanyak 16 ekor dan seekor sapi diberikan tindakan pemotongan karena kondisinya yang sudah parah.

Adapun kasus terbanyak berasal dari Kecamatan Kembang dengan temuan lima ekor sapi terjangkit PMK.

“Untuk kasus saat ini, 90% lebih penularan akibat dari ternak baru yang dibawa ke kandang,” beber Mudhofir.

Kendati demikian, pihaknya belum dapat mengidentifikasi dari wilayah mana hewan ternak berasal serta riwayat vaksinasi ternak baru. Pasalnya rantai distribusi ternak cukup cepat dan berpindah-pindah setiap harinya.

Meski begitu, Pemkab Jepara telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah dan menangani penularan PMK. Mulai dari vaksinasi hingga edukasi kepada masyarakat.

“Beberapa langkah yang kami lakukan di antaranya vaksinasi, penyuluhan kepada para peternak, penyemprotan dan pembagian disinfektan di sentra penjualan ternak, serta mengimbau kepada para peternak untuk jangan membeli ternak yang sakit,” tandas Mudhofir.

TAGGED:Kasus PMK JatengPasar Hewan JeparapmkPMK di Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 20 UMKM Jateng Jajal Pasar ASEAN, HIPMI Targetkan Kerja Sama Berkelanjutan Minggu, 14 Des 2025
  • Bos Djarum Masih Jadi Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes 2025 Minggu, 14 Des 2025
  • Agak Laen 2 Cetak Rekor, 7 Juta Penonton Diraih dalam 17 Hari Penayangan Minggu, 14 Des 2025
  • Kemenlu Pulangkan 54 WNI Korban Online Scam dari Perbatasan Myanmar–Thailand Minggu, 14 Des 2025
  • Pelaku Pembunuhan Pengacara Aris Munadi Terancam Hukuman Mati, Polisi Jerat Pasal Pembunuhan Berencana Minggu, 14 Des 2025
  • BNPB Catat Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 1.006 Jiwa Minggu, 14 Des 2025
  • Gerakan Pangan Murah PT JTAB dan Dishanpan Jateng Berhasil Stabilkan Harga Cabai Sabtu, 13 Des 2025

Berita Lainnya

Daerah

Tekan Lahan Kritis, Jepara Target Gerakan Menanam 3,2 Juta Pohon hingga 2029

Sabtu, 13 Des 2025
Daerah

Bunda Literasi Didorong Menjadi Penggerak Baru Ekosistem Literasi di Kabupaten Semarang

Rabu, 10 Des 2025
Daerah

Didanai DBHCHT, 30.264 Pekerja Rentan di Kudus Mendapat Jaminan BPJS

Rabu, 10 Des 2025
Daerah

Terindikasi Judi Online, 900 Warga Temanggung Dicoret dari Daftar BLT

Rabu, 10 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?