Ad imageAd image

8 Ruas Jalan Tol Jateng-DIY Difungsikan Menyambut Arus Mudik Lebaran 2024

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 1k Views
2 Min Read
Ruas Jalan Tol Semarang-Demak seksi II. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

INDORAYA – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng- DIY) bakal menfungsikan sebanyak delapan ruas jalan tol untuk menyambut kendaraan saat arus mudik Lebaran 2024.

Delapan ruas tol itu meliputi Kanci-Pejagan, Pejagan- Pemalang, Pemalang -Batang, Batang-Semarang, Sayung- Demak. Kemudian Semarang Sesi ABC, Semarang-Solo, dan Solo- Ngawi.

Menurut Kepala Bidang Pembangunan BPPJN Jateng-DIY, Janto Mangiri, ruas tol tersebut sebenarnya masih dalam tahap pembangunan. Namun untuk kelancaran arus mudik, pihaknya membuka secara itu fungsional.

BACA JUGA:   Libur Nataru, 14,32 Orang Diprediksi Keluar Jateng

Pihaknya memasok, ruas jalan tol akan bersih dari pengerjaan dan alat berat pada H-10 Lebaran. Sehingga ruas tol sepanjang 411 kilometer itu bisa dilalui kendaraan saat mudik Lebaran.

“Ada konstruksi tiga ruas sepanjang 182 km dan lelang 1 ruas 206 km,” ungkap Mangiri saat dihubungi wartawan, belum lama ini.

Dia menerangkan, beberapa titik paket pembangunan jalan tol ada di ruas Semarang Demak dan Solo-Jogja. Progres pembangunan jalan tol Semarang- Demak berupa konstruksi di jembatan kaligawe.

Kemudian ada juga pembangunan mitigasi bencana longsor di ruas jalan tol Semarang ABC. Yakni berupa perbaikan Dinding penahan longsor di Jalan Tol Semarang ABC.

BACA JUGA:   Bapemperda DPRD Jateng Tetapkan 21 Raperda dalam Propemperda Tahun 2023

“Di H-10 nanti jembatan kaligawe sudah bisa fungsional. Kemudian yang di bawahnya ke arah pelabuhan (Tanjung Mas) juga kami pastikan bisa digunakan. Tol Solo-Jogja di sesi Kulonprogo pada Nataru 2023 sudah difungsionalkan dari Colomodu ke Karanganom. Nanti sudah bisa dipakai dua arah,” bebernya.

Nantinya, kata Mangiri, di sepanjang jalan tol tersebut akan dioperasikan total 28 titik rest area. Puluhan rest area itu terdiri dari 12 rest arra tipe A dan 16 res area tipe B.

“Yang tipe A dan Tipe B perbedaannya yang B tidak ada SPBU (stasiun pengisian bahan bakan umum),” tandasnya.

BACA JUGA:   Pegawai Honorer Resmi Dihapus 2024, Bagaimana Nasib 16 Ribu Non-ASN di Jateng?
Share this Article
Leave a comment