Ad imageAd image

66 Kloter Diberangkatkan, 6 Jemaah Haji asal Jateng dan DIY Meninggal Dunia

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 823 Views
2 Min Read
Ilustrasi jemaah haji di Masjid Haram Mekkah. (Foto: istimewa)

INDORAYA – Sebanyak 66 kloter jemaah haji tahun 2024 asal Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah diberangkatkan dari Embarkasi Asrama Haji Donohudan Boyolali dan tiba di Arab Saudi.

Hingga Kamis (30/5/2024), kini sebanyak enam jemaah haji dilaporkan meninggal dunia. Rinciannya, dua meninggal di Embarkasi, dua di Madinah, dan dua di Mekkah.

“Sudah diberangkatkan 66 kloter, dengan total 23.753 jemaah haji. Sebanyak 6 jemaah meninggal dunia,” kata Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi.

BACA JUGA:   86 Jemaah Haji Asal Jateng dan Yogyakarta Dilaporkan Meninggal Dunia

Dengan ini, pemerintah melalui petugas di Arab Saudi akan menunaikan syariat haji untuk menggantikan ibadah jemaah yang meninggal dunia tersebut.

Lebih lanjut, nantinya akan ada 100 kloter atau 35.388 jemaah yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Solo. Para tamu Allah itu berasal dari Jateng sebanyak 32.059 dan 3.329 jamaah asal Yogyakarta

“Per hari ini, totalnya yang sudah masuk 25.216 jemaah, yang sudah tiba di Tanah Suci, sebanyak 21.590 jemaah haji. Untuk yang lain sedang dalam perjalanan,” ujar Gentur.

BACA JUGA:   86 Jemaah Haji Asal Jateng dan Yogyakarta Dilaporkan Meninggal Dunia

Terpisah, Ketua Kanwil Kemenag Jateng, Mustain Ahmad mengungkapkan ada kendala pada keberangkatan tahun 2024 ini. Yakni keterlambatan jadwal penerbangan dari Garuda Indonesia yang bergeser hingga 17 jam dari waktu yang telah ditentukan.

“Kendalanya perubahan jadwal penerbangan garuda. Kita harus menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang garuda ini sering ada perubahan,” katanya.

Share this Article