Ad imageAd image

600 Nelayan Asal Pati Pulang Kampung Menyambut Lebaran

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 99 Views
2 Min Read
ilustrasi nelayan mencari ikan (dok. pixabay)
INDORAYA – Menjelang lebaran Idul Fitri 2022, nelayan dan ABK asal Juwana Pati yang bersandar di Sungai Silugonggo mulai berdatangan. Kedatangan mereka bertujuan untuk merayakan momen lebaran bersama keluarga.

Sekjen Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Pati, Suratman mengatakan ratusan kapal nelayan mulai bersandar di Sungai Silugonggo Juwana. Kapal tersebut terdiri dari ukuran 30 Gross Tonnage (GT) ke atas.

“Untuk menjelang lebaran sekitar kurang sepekan kondisi alur Sungai Juwana padat sekali. Karena kapal pulang, jumlahnya sekitar 600 kapal nelayan, mulai dari 30 Gross Tonnage (GT) ke atas,” ujar Suratman, Senin (25/4/2022).

BACA JUGA:   Ucapan 'Gerombolan' Dari Mulut Effendi Simbolon Mendapat Reaksi Dari Prajurit TNI

Suratman mengatakan kedatangan kapal ini terjadi setiap tahunnya. Sebab para ABK akan menikmati hari raya Idul Fitri di kampung halaman. Selain itu, para ABK juga memperbaiki kapal setelah sebelumnya berbulan-bulan digunakan untuk mencari ikan.

“Jadi setelah melaut ada di laut Papua, Natura dan Kalimantan memang sudah tradisi semua kapal pulang ke rumah. Di samping lebaran dengan keluarga juga ada perbaikan di kapal,” jelas dia.

Suratman yang juga Kaur Teknik Lelang TPI Unit 1 Juwana mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kebakaran kapal. Sebab beberapa tahun terjadi kebakaran kapal karena insiden perbaikan kapal saat Lebaran.

BACA JUGA:   Terjunkan 955 Mahasiswa KKN, Wakil Rektor UIN Walisongo Ingatkan Peran Kampus di Masyarakat

“Kita di sini wilayah Maritim Juwana terbentuk tim terpadu yang terdiri dari beberapa sektor Satpol Air, ada dinas perikanan ada dari provinsi dan beberapa instansi,” jelas Suratman.

“Sebelum lelang di TPI kita atur sesuai urutan jalur ke TPI kita tahan di sebelah utara tambat utara, antisipasi kebakaran kita dari tim terpadu memiliki enam unit pemadam baik pemadam dalam bentuk pompa kita punya lima dan pemadam dalam bentuk kapal pemadam itu satu, dari damkar kita stanby di Kecamatan Juwana,” pungkas dia.(FZ)

BACA JUGA:   Menangkan Derby Jawa Tengah, Seni Bermain PSIS Semarang Dinilai Makin Berkembang
Share this Article