Ad imageAd image

29 Sekolah di Demak Masih Terendam Banjir, Pembelajaran Dialihkan Daring

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 880 Views
2 Min Read
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Uswatun Hasanah. (Foto: Dok. Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat sebanyak 29 sekolah di Kabupaten Demak masih terendam banjir hingga hari ini, Kamis (21/3/2024).

29 sekolah itu terdiri dari SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta. Akibat terendam banjir, fasilitas sekolah tidak bisa digunakan sehingga pembelajaran dialihkan melalui daring atau online.

“Jumlah SMA/SMK/SLB negeri dan swasta yang terdampak secara langsung terkena banjir ada 29 sekolah dari 90 sekolah yang ada di Demak,” ujar Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah, saat dikonfirmasi, Kamis (21/3/2024).

BACA JUGA:   10 Juta Batang Rokok Ilegal di Jateng dan DIY Dimusnahkan, Kerugian Negara Rp 7,89 Miliar

Banjir yang terjadi di Demak sejak pekan lalu hingga kini belum surut. Banjir itu disebabkan oleh cuaca ekstrem dan jebolnya sejumlah tanggul sungai karena tidak kuat menahan debit air.

Uswatun mengatakan, ketinggalan banjir yang melanda masing-masing sekolah berbeda. Sekolah terdampak paling parah yakni SMAN 1 Karanganyar dengan ketinggian air mencapai 180 sentimeter.

“Saat ini pembelajaran dilaksanakan secara daring dan penugasan sampai kondisi normal lagi,” ungkap Uswatun.

Sementara sekolah yang lain walaupun tidak tergenang, aktivitas pembelajaran juga tetap dilakukan secara daring. Karena banjir juga berdampak pada akses jalan serta rumah guru maupun siswa.

BACA JUGA:   Angkat Bicara soal Kecelakaan di Tol Pemalang, Pihak Shantika Klaim Busnya Prima dan Sopir Sehat

Kata Uswatun, sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Karangtengah dan Mranggen yang tetap melakukan pembelajaran tatap muka seperti biasanya karena banjir tidak terlalu parah.

“Jadi untuk sementara pembelajaran dilaksanakan secara daring kecuali sekolah yang berada di Kecamatan Mranggen dan Karangtengah,” ujar dia.

Adapun 29 sekolah yang masih kebanjiran di antaranya SMAN 1 Karanganyar, SMAN 1 Mranggen, SMKN 1 Sayung, SMA Islamic Center, SMK Sultan Fattah, SMK Budi Luhur, SMKS Islam Al Madatsir, dan SMK Farmasi Tunas Harapan

Selanjutnya SMK Farmasi Teladan, SMK Muhammadiyah Sayung, SMK Sunan Kalijaga, SMK Muhammadiyah Latiharjo, SMK Pati Unus SMK Al Madina, SLBN Demak, MAN 2 Demak, dan SMAN 1 Demak, dan SMKN 2 Demak.

BACA JUGA:   ADO Jateng Anggap THR Lebaran bagi Driver Ojol Hanya Angin Kosong

Lalu SMK Al Islam Karangtengah, SMK Pontren Darussalam Demak, SMK Perikanan Demak, SMK Al Mubarok Mijen, SMAN 1 Mejen, SMA Muhammadiyah Sayung, SMK Miftahul Ulum Bording School Demak, SMAN 1 Karangtengah, SMAN 1 Guntur, SMAN 1 Dempet, dan SMKN 1 Kalinyamatan.

Share this Article
Leave a comment