Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: 2.515 Perempuan di Jateng Terdiagnosis Kanker Serviks, 13.570 Derita Kanker Payudara
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Kesehatan

2.515 Perempuan di Jateng Terdiagnosis Kanker Serviks, 13.570 Derita Kanker Payudara

By Athok Mahfud
Jumat, 12 Des 2025
Share
4 Min Read
Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin pada kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Melalui IVA Test, Sadanis, dan Cek Kesehatan Gratis di Kantor Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis (11/12/2025). (Foto: Diskominfo Jateng)
SHARE

INDORAYA – Lonjakan kasus kanker serviks dan payudara di Jawa Tengah menyoroti pentingnya upaya deteksi dini. Data Dinas Kesehatan menunjukkan ribuan perempuan tengah berjuang melawan dua penyakit tersebut, sementara berbagai upaya pencegahan terus digencarkan.

Kasus kanker serviks dan kanker payudara di Jawa Tengah masih berada pada level mengkhawatirkan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan tahun 2024, tercatat 2.515 perempuan terdiagnosis kanker serviks.

Sementara itu, sebanyak 13.570 perempuan menderita kanker payudara. Tingginya angka ini membuat berbagai pihak kian serius menggarap program deteksi dini dan edukasi kesehatan reproduksi.

Di tengah meningkatnya beban kasus tersebut, TP Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Tengah terus turun ke lapangan. Salah satunya dengan kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara Melalui IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat), Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Berlokasi di Kantor Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis (11/12/2025), Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin menyaksikan antusiasme tinggi perempuan yang mengikuti layanan tersebut.

Istri Wakil Gubernur Jateng itu menegaskan, pentingnya pemeriksaan rutin untuk menekan angka kasus yang terus meningkat.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan beberapa kegiatan, yaitu IVA Test, kemudian Sadanis, terus ada cek kesehatan gratis juga. Kemudian kita juga ada sosialisasi tentang pencegahan kanker,” ujarnya.

Menurut Nawal, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) harus menjadi tempat yang secara berkala didatangi perempuan untuk melakukan pemeriksaan. Ia mengatakan, upaya skrining perlu diperluas melalui sinergi lintas organisasi.

Hingga kini, berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah, skrining DNA HPV di Jateng diikuti 53.907 wanita dari target 9 juta sasaran pada 2030.

“Sedangkan untuk saat ini masih di angka 53.907 (orang wanita). Sehingga kita perlu sinergitas dari banyak pihak, termasuk PKK, dan hari ini juga hadir lima federasi organisasi perempuan,” kata Nawal.

Pada kegiatan di Kendal itu, terdapat 60 perempuan yang mengikuti IVA Test. Program ini akan terus digencarkan dan diintegrasikan dengan layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin yang telah menjangkau lebih dari 1.278 desa.

“Pada prinsipnya jumlah penyintas kanker di Jawa Tengah ini sangat tinggi, sehingga upaya seperti Sadari, pentingnya mamografi, dan lain sebagainya, sudah harus diedukasikan di masyarakat. Sehingga, hari ini kita hadir untuk edukasi dan sosialisasi,” tegas Nawal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Provinsi Jateng, Irma Makiah menekankan, pihaknya terus menggenjot skrining DNA HPV dan IVA Test sebagai langkah pencegahan utama.

Targetnya, sebanyak 9 juta wanita menjalani skrining DNA HPV pada tahun 2030, didukung imunisasi HPV bagi anak usia sekolah.

Irma melaporkan, sejak 2024 hingga September 2025, sudah 53.907 wanita usia 30–69 tahun mengikuti skrining DNA HPV. Sedangkan IVA Test telah dilakukan oleh 408.490 wanita usia 30–50 tahun pada periode 2023–2025.

Manfaat layanan ini turut dirasakan warga, salah satunya Dina Prabandari, ibu rumah tangga asal Desa Tampingan. Ia mengaku lega setelah hasil pemeriksaan IVA Test menunjukkan kondisi sehat.

“Baru sekali ini saya ikut tes, sebelumnya takut kalau sakit. Tapi ada teman yang bilang nggak sakit, jadi mantap aja ikut. Hasilnya alhamdulillah bagus,” tuturnya.

Dengan beban kasus yang terus meningkat, berbagai pihak berharap upaya skrining dan edukasi dapat menjangkau lebih banyak perempuan agar risiko kanker dapat ditekan sedini mungkin.

TAGGED:Kanker Payudara JatengKanker Serviks JatengKetua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Kesehatan

Cegah DBD, Vaksin Dengue Direkomendasikan untuk Anak Usia 4–18 Tahun

Rabu, 04 Feb 2026
Kesehatan

Ahli Kesehatan Desak Pemerintah Batasi Penjualan N2O, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Gas

Senin, 02 Feb 2026
Jateng

Tinjau Peternakan Ayam di Kudus, Nawal Yasin Dukung Program Penguatan Ketahanan Pangan

Rabu, 28 Jan 2026
Jateng

Mitigasi Banjir, Kader PKK Jateng Galakkan Tanam Pohon di Halaman Rumah

Rabu, 28 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?