Ad imageAd image

187 Ribu UMKM Dibina Pemprov Jateng, Baru 4.700 Sudah Kantongi Sertifikasi Halal

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 758 Views
3 Min Read
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, saat menghadiri acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Jaminan Halal di Hotel Kesambi Hijau Kota Semarang, Rabu (24/1/2024).

INDORAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) telah membina sebanyak 187 ribu usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Dari jumlah itu, baru 4.700 yang sudah mengantongi sertifikasi halal.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng, Eddy S. Bramiyanto di sela-sela Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Jaminan Halal di Hotel Kesambi Hijau Kota Semarang, Rabu (24/1/2024).

Pihaknya terus menggenjot para pelaku usaha agar segera mengurus sertifikasi halal untuk produknya. Pada tahun 2024 ini, Pemprov menargetkan akan melayani sertifikasi halal gratis bagi 500 pelaku UMKM untuk mendukung ekonomi halal di Jateng.

BACA JUGA:   Dapat 6.700 Dukungan, Petahana Bambang Sutrisno Kembali Maju Senator DPD RI

“Saat ini sudah ada 4700 UMKM yang kami fasilitasi dan pada tahun (2024) ini teragenda 500 UMKM,” kata Eddy, Rabu (24/1/2024).

Dia mendorong pelaku usaha mempunyai sertifikasi halal untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk UMKM. Menurut Eddy, hal tersebut akan berpengaruh pada penjualan.

Untuk proses pengajuan sertifikasi halal, para pelaku usaha sebelumnya telah mendaftar melalui online untuk dikurasi. Jenisnya pun merata ada yang produk olahan, camilan, minuman, dan lainnya.

“Harapannya kita akan meningkatkan umkm yang akan kita sertifikasi jaminan halal. Sehingga dengan produk-produk yang tersertifikasi halal maka kepercayaan masyarakat kepada produk UMKM akan semakin baik,” ungkap Eddy.

BACA JUGA:   Disdikbud Catat Masih Ada 17 Kecamatan di Jateng Tak Punya SMA/SMK Negeri

Sementara Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana mendorong pelaku usaha untuk mengantongi sertifikasi halal. Menurutnya penduduk Jateng kini ada 37.296 orang dengan penduduk muslim 35.608. Karena itu jaminan produk halal menjadi prioritas utama.

“Makanya rencana seluruh UMKM di Jateng sudah mempunyai sertifkasi halal. Kita harapkan setiap tahun akan ada pertambahan. Untuk tahun 2024 akan tambah sekitar 500 sertifikat yang akan diberikan kepada para pelaku UMKM,” ungkap Nana.

Jumlah ini rencananya akan terus ditambah. Pendampingan juga terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan mutu UMKM di Jateng. Pelatihan juga akan dikembangkan ke kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan.

BACA JUGA:   Cegah Curah Hujan Tinggi di Jateng, BMKG Siagakan Teknologi Modifikasi Cuaca

Selain itu Pemprov Jateng juga bekerjasama dengan Basznas Jateng untuk terus memberikan bantuan modal usaha bagi masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari program pengentasan angka kemiskinan di Jateng.

“Di tahun berikutnya akan kami kembangkan 1000 hingga 1500 untuk menambah jumlah umkm yang mendapatkan sertifikasi,” tandas Nana.

Share this Article
Leave a comment