Ad imageAd image

17 Siswa yang Daftar SMAN 3 Semarang Pakai Piagam Palsu Tetap Lolos PPDB

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 2 Views
3 Min Read
Ketua Panitia PPDB SMAN 3 Semarang, Achmad Fauzan. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 3 Semarang mengaku mendapati 17 calon siswa baru yang mendaftar menggunakan piagam palsu melalui jalur prestasi pada PPDB tahun ajaran 2024/2025.

Didiga SMPN 1 Semarang memalsukan piagam kejuaraan marching band di Malaysia. Sebenarnya SMP itu meraih juara 3, namun piagamnya dipalsukan menjadi juara 1 sebelum dilegalisir oleh sekolah dan Disporapar.

Ketua Panitia PPDB SMAN 3 Semarang, Achmad Fauzan mengatakan, berdasarkan pengumuman PPDB yang keluar pada Senin (1/7/2024) malam, 17 siswa yang menggunakan palsu itu dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya.

Atas polemik yang terjadi, pihaknya lalu memutuskan mengambil langkah tengah. Yaitu dengan memisahkan antrian peserta didik yang masih terjanggal masalah piagam dengan peserta didik lainnya.

Pasalnya, Panitia SMAN 3 Semarang masih menunggu proses penyelidikan kasus dugaan piagam palsu. Hingga saat ini, kasus piagam palsu tersebut masih dalam penanganan Inspektorat.

“Nanti anak-anak peserta didik yang ditemukan menggunakan piagam prestasi yang sedang bermasalah, antriannya kita buat setelah tanggal 8, karena dari Inspektorat menyampaikan hasil nanti tanggal 8,” kata Achmad Fauzan.

Dengan adanya kasus dugaan piagam palsu, pihaknya saat ini masih menunggu keputusan dari Inspektorat maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah untuk langkah selanjutnya.

“Tetap muncul tapi eksekusinya di daftar ulang, artinya memang saat daftar ulang ada perlakuan khusus, antriannya kita akhirkan karena menunggu penyelidikan,” imbuh Fauzan.

Dia bilang, pihaknya terbuka jika nantinya hasil penyelidikan memutuskan tidak menganulir pendaftaran siswa terkait. Sebab, panitia PPDB SMAN 3 Semarang juga telah melakukan tes praktik kepada semua pendaftar du jalur prestasi.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah berkata, sekitar 60 piagam palsu yang terlanjur masuk di sistem PPDB SMA/SMK Negeri Jateng tidak menghambat tahapan yang sedang berjalan.

Kata Uswatun, hasil seleksi PPDB Jateng 2024 diumumkan paling lambat Senin (1/7/2024) pukul 23.59 WIB. Adapun hasil pengumuman bisa dicek melalui laman resmi ppdbprovjateng.co.id.

Terkait polemik piagam palsu, pihaknya belum memutuskan nasib peserta didik yang sudah mendaftar. Namun saat ini Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) masih melakukan pendalaman.

“Pokoknya yang jelas saat ini kita belum tahu nasibnya seperti apa. Setelah pengumuman muncul ada proses daftar ulang. Jadi tunggu saja klarifimasi Tim APIP,” kata Uswatun Hasanah.

Share This Article