Ad imageAd image

16 Tenaga Pendamping Calon Jemaah Haji Asal Kota Semarang Dikirim ke Mekkah, Ini Tujuannya

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 753 Views
2 Min Read
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti bersalaman dengan calon jemaah haji dari Semarang yang akan diberangkatkan ke Mekkah, Rabu (22/5/2024). (Foto: Pemkot Semarang)

INDORAYA – Sebanyak 16 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga umum, dan tenaga ibadah dikirim Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ke Tanah Suci Mekkah.

Pengiriman tenaga pendamping tersebut dilakukan untuk memastikan para calon jemaah haji yang melaksanakan ibadah bisa berjalan dengan lencar.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan pengiriman tenaga pendamping ini sebagai salah satu langkah pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kota Semarang sudah mengirimkan tim pendamping haji sebanyak 16 orang, baik dari tenaga kesehatan, tenaga umum, dan ibadah. Sehingga calon jemaah haji bisa melaksanakan ibadah dan pulang ke Semarang tidak ada halangan apapun,” ujar Mbak Ita, seusai pelepasan Calon Jemaah Haji di Asrama Haji Islamic Center Kota Semarang, Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA:   Menpan-RB Berkunjung ke Semarang, Tinjau Pelayanan di RSWN

Lebih lanjut, total ada 1.957 warga Kota Semarang yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini. Angka ini mengalami kenaikan di mana tahun sebelumnya ada 1.567 orang yang berangkat haji.

Pada pemberangkatan kali ini, Mbak Ita juga telah meminta rombongan untuk dikawal sampai ke Solo sebelum penerbangan. Total ada tujuh kloter di mana yang terakhir akan berangkat pada 26 Mei 2024 mendatang.

Mbak Ita juga berpesan agar para calon jemaah haji bisa menjaga kesehatan dengan makan teratur dan istirahat yang baik. Dirinya juga mengingatkan untuk bisa menjaga barang bawaanya agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

BACA JUGA:   Jalan Veteran Semarang Bakal Dibuat Satu Arah, Sejumlah Warga Belum Tahu dan Tidak Setuju

“Di tanah suci suhu udara 40-45 derajat, sehingga memang diperlukan tenaga lebih mengingat panas sekali. Tentu yang diperlukan bagaimana para jemaah haji khususnya ada yang sepuh, ada usia tertua di bus pertama yakni 94 tahun. Kemudian jaga keselamatan saat ada di kerumunan, jaga barang-barang, jangan sampai tersesat. Pergi bareng-bareng harus dengan rombongan, sehingga jangan sampai jadi permasalahan di Tanah Suci,” tuturnya.

Selain tenaga pendamping, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga memberikan bantuan konsumsi selama dalam proses pemberangkatan hingga penerbangan. Pihaknya juga menyiapkan truk untuk membawa koper para calon jemaah haji.

BACA JUGA:   Longsor di Pudakpayung Semarang, Satu Warga Meninggal Tertimbun Longsor
Share this Article