Ad imageAd image

16 Orang Tewas Dalam Ledakan Bom di Afganistan Yang Dilakukan ISIS

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 103 Views
2 Min Read
Ilustrasi dua kota di Afganistan dikuasai kelompok Taliban (dok. pixabay)

INDORAYA – Kelompok Taliban telah menguasai dua kota di Afganistan. Akibat tindakan itu membuat 16 orang tewas karena ledakan bom.

Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas ledakan-ledakan yang salah satunya terjadi di sebuah masjid Syiah setempat.Seperti dilansir AFP, Jumat (22/4/2022), sejak Taliban menguasai kembali Afghanistan tahun lalu, jumlah serangan bom menurun namun militan setempat dan ISIS terus melancarkan serangan, yang seringkali menargetkan kelompok Syiah.

Pada Kamis (21/4) waktu setempat, sedikitnya 12 jemaah tewas akibat ledakan di masjid Syiah bernama Seh Dokan, yang ada di kota Mazar-i-Sharif. Ledakan di masjid Syiah itu dilaporkan terjadi saat para jemaah sedang menjalankan salat dzuhur di bulan suci Ramadan.

BACA JUGA:   Sri Mulyani Beri Jaminan Akan Suntik Modal Garuda Indonesia Sebesar Rp 7,5 triliun

Juru bicara departemen kesehatan umum provinsi setempat di Balkh, Ahmad Zia Zindani, menyebut 58 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk 32 orang yang kini dalam kondisi serius.

Sejumlah foto yang diposting ke media sosial menunjukkan korban serangan bom di masjid Syiah itu dievakuasi ke rumah sakit setempat.

“Darah dan ketakutan ada di mana-mana,” sebut Zindani kepada AFP.

Dia menambahkan bahwa ‘orang-orang berteriak’ sembari mencari kabar soal kerabat mereka di rumah sakit. “Banyak warga datang untuk mendonorkan darah,” imbuh Zindani.

BACA JUGA:   Memeriahkan HUT RI ke-77, Pegawai Trans Semarang Kenakan Kostum Perjuangan

Dalam pernyataannya, ISIS mengklaim ‘para prajurit kekhalifahannya berhasil memasukkan tas berisi booby-trap’ ke dalam masjid lalu meledakkannya dari jarak jauh.

Ledakan terpisah yang mengguncang kota Kunduz dilaporkan menewaskan empat orang dan melukai 18 orang lainnya. Juru bicara kepolisian setempat, Obaidullah Abedi, menyebut bom sepeda meledak di dekat sebuah kendaraan yang membawa mekanik yang bekerja untuk Taliban.

ISIS juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Kunduz. Namun disebutkan ISIS bahwa para petempurnya meledakkan bom di dalam sebuah bus yang membawa para pegawai bandara Kunduz.

BACA JUGA:   Harga Cabai Setan di Kabupaten Pekalongan Naik Jadi Rp 500 per Biji

Menanggapi dua serangan bom itu, otoritas Taliban bersumpah akan menghukum pihak yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah itu.

“Segera pelaku kejahatan ini akan ditemukan dan dihukum berat,” tegas juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, via Twitter.(FZ)

Share this Article