INDORAYA – Lapangan di Landasan Udara Utama (Lanumad) Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu malam (11/10/2025). Ribuan penonton dari berbagai wilayah di Jawa Tengah memadati area tersebut untuk menyaksikan konser musik Live Project 2025.
Konser ini menampilkan deretan musisi papan atas Indonesia seperti Sheila On 7, Tulus, Pamungkas, dan Bernadya.
Band legendaris asal Yogyakarta, Sheila On 7, didapuk sebagai penampil penutup dalam konser megah itu. Grup yang beranggotakan Akhdiyat Duta Modjo (vokal), Erros Candra (gitar), Adam Muhammad Subarkah (bass), serta drummer tambahan Bounty Ramdhan, sukses membuat ribuan penonton bernostalgia lewat 16 lagu terbaik mereka.
Pertunjukan dibuka dengan lagu “Hari Bersamanya”, yang langsung disambut teriakan penuh semangat dari para penonton. Setelah lagu pertama, Duta menyapa penggemar, dan sapaan tersebut dibalas dengan sorak-sorai meriah yang menggema di seluruh area konser.
Usai menyapa, Duta dan rekan-rekannya melanjutkan penampilan dengan “Betapa”, kemudian berturut-turut membawakan “Sahabat Sejati”, “Film Favorit”, “Kita”, “Seberapa Pantas”, dan “Sephia”, yang menghadirkan suasana nostalgia di antara penonton.
Tak hanya itu, mereka juga mempersembahkan lagu-lagu hits lain seperti “Itu Aku”, “Saat Aku Lanjut Usia”, “Pemuja Rahasia”, “Memori Baik”, dan “Bertahan di Sana”.
Momen spesial terjadi saat lagu legendaris “Dan” dibawakan. Duta turun dari panggung untuk berinteraksi langsung dan berfoto (selfie) dengan penggemar yang berada di barisan depan.
Penampilan Erros juga mencuri perhatian. Saat membawakan “Melompat Tinggi”, ia menampilkan atraksi gitar khasnya—berputar sambil membelakangi penonton—yang langsung membuat penonton bersorak dan memberikan tepuk tangan panjang.
Menjelang akhir, Sheila On 7 menutup konser dengan dua lagu pamungkas, “Sebuah Kisah Klasik” dan “Lapang Dada”, yang menghadirkan suasana haru sekaligus menjadi penutup megah Live Project 2025 di Semarang.
Salah satu penonton asal Kendal, Adhik Kurniawan, mengaku sangat bahagia akhirnya bisa menonton langsung band idolanya. Ia bahkan rela datang dari Kendal ke Semarang demi menyaksikan Sheila On 7.
Adhik bercerita bahwa sejak kecil ia belum pernah menonton konser mereka karena keterbatasan biaya.
“Dulu waktu kecil nggak bisa nonton karena nggak punya uang. Jadi baru bisa nonton sekarang setelah besar. Saya sudah dengar lagu-lagu Sheila On 7 sejak SD karena kakak saya sering memutar musik mereka. Lama-kelamaan saya jadi ikut suka sama lagu-lagu Sheila On 7,” ujar Adhik saat berbincang dengan Indoraya.News di lokasi konser, Sabtu malam.
Sementara itu, penonton asal Rembang, Yoga Maulana, mengaku suasana konser malam itu sangat menyenangkan. Ia merasa semua lagu yang dibawakan begitu familiar di telinga para penonton, apalagi dengan penonton lain yang kompak dan tertib.
“Asyik, keren! Lagunya hafal semua, penontonnya juga asyik, nggak ada yang rese,” ujar Yoga.
Yoga menambahkan bahwa lagu favoritnya adalah “Film Favorit” yang dirilis pada 2018, sementara lagu pertama yang membuatnya mengenal Sheila On 7 adalah “Buat Aku Tersenyum”.
“Kalau awal kenal Sheila itu dari lagu Buat Aku Tersenyum,” pungkasnya.


