INDORAYA – Tim SAR gabungan berencana menambah operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, selama tiga hari.
Hal ini karena hingga hari ketujuh psca kejadian atau hari terakhir operasi pencarian, sebanyak 16 korban tanah longsor Banjarnegara masih hilang. Hingga hari Sabtu (22/11/2025), 12 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono mengatakan, berdasarkan standar operasional prosedur atau SOP, waktu pelaksanaan sebuah operasi SAR adalah tujuh hari.
Namun waktu pelaksanaan operasi SAR dapat diperpanjang apabila ada situasi atau keadaan yang diharuskan operasi SAR diperpanjang.
Atas hal ini, pihaknya memperpanjang pencarian korban tanah longsor selama tiga hari. Keputusan ini berdasarkan kesepakatan antara Kasatgas, Basarnas beserta tim SAR gabungan, dan pemerintah daerah.
“Mengingat sesuai SOP, operasi SAR telah berakhir apabila sudah dilakukan selama 7 hari. Namun, karena masih ada beberapa yang belum ditemukan dan potensi untuk menemukan korban sangat besar, maka operasi SAR ini kami perpanjangan 3 hari,” kata Budiono, dalam keterangan persnya.
Dia berharap, besok pagi cuaca akan cerah sehingga membantu proses pencarian korban. yang masih belum ditemukan.
“Jadi besok operasi SAR akan masih dilakukan dan semoga besok cuaca terang seperti hari ini sehingga korban lain segera ditemukan,” pungkas Budiono.


