Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: 16.175 Sekolah di Indonesia Selesai Direvitalisasi pada 2025, Telan Anggaran Rp16,9 Triliun
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Pendidikan

16.175 Sekolah di Indonesia Selesai Direvitalisasi pada 2025, Telan Anggaran Rp16,9 Triliun

By Athok Mahfud
Selasa, 06 Jan 2026
Share
3 Min Read
Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 1 Tahunan, Kabupaten Jepara, Sabtu (3/1/2026). (Foto: Pemkab Jepara)
SHARE

INDORAYA – Program revitalisasi sekolah yang dijalankan pemerintah pusat sepanjang 2025 menelan anggaran hingga Rp16,9 triliun dan menjangkau 16.175 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Skema besar ini menjadi bagian dari upaya nasional memperbaiki kualitas infrastruktur pendidikan dasar dan menengah.

Capaian tersebut ditandai dengan peresmian gedung hasil revitalisasi satuan pendidikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti di SMP Negeri 1 Tahunan, Kabupaten Jepara, Sabtu (3/1/2026).

Dia menegaskan, revitalisasi sekolah merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk memastikan seluruh satuan pendidikan memiliki lingkungan belajar yang layak dan aman. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di sektor pendidikan.

“Jangan ada sekolah yang rusak, jangan ada sekolah yang toiletnya tidak layak, dan jangan sampai ada atap sekolah yang roboh,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menjelaskan, sepanjang 2025 pemerintah merealisasikan revitalisasi terhadap 16.175 satuan pendidikan dengan anggaran Rp16,9 triliun. Di Jepara, program ini mencakup 120 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp92,34 miliar.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, program revitalisasi di wilayahnya menjangkau sekolah negeri maupun swasta, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga satuan kegiatan belajar. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut pada 2026 mengingat kebutuhan perbaikan infrastruktur sekolah masih cukup besar.

“Tahun 2025, kurang lebih ada 103 satuan pendidikan yang mendapatkan revitalisasi, dengan total anggaran sekitar Rp67 miliar,” kata Mas Wiwit, sapaan akrabnya.

Meski fokus pada pembangunan fisik, Witiarso menilai penguatan karakter peserta didik tetap menjadi agenda penting yang harus berjalan beriringan dengan perbaikan sarana prasarana.

“Karakter anak-anak bangsa juga kita persiapkan, menjadi fokus kita supaya lebih memudahkan dan lebih mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Dari sisi penerima manfaat, Kepala SMP Negeri 1 Tahunan Adi Sasono menyampaikan, sekolahnya memperoleh bantuan revitalisasi sebesar Rp720 juta dari pemerintah pusat. Dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi empat ruang kelas dan telah diselesaikan sepenuhnya.

“Alhamdulillah, sudah kami selesaikan 100 persen, baik penganggarannya maupun program fisiknya,” terangnya.

Hasil rehabilitasi tersebut kemudian dikembangkan menjadi lima ruang kelas yang siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sebagian sisa material bangunan juga dimanfaatkan untuk pelebaran teras masjid sekolah.

“Beberapa sisa bahan material kami gunakan untuk pelebaran teras masjid sekolah,” ujarnya.

Meski demikian, Adi mengungkapkan masih adanya keterbatasan sarana pendukung pembelajaran. Dengan jumlah 29 rombongan belajar, SMP Negeri 1 Tahunan baru memiliki satu laboratorium IPA dan dua ruang TIK, sehingga pemanfaatannya harus dilakukan secara bergantian.

TAGGED:Mendikdasmen Abdul Mu'tiprogram revitalisasi sekolahrevitalisasi sekolah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

KKN UGM Dampingi Warga Banyuurip Rembang Olah Sampah Organik, Cegah Bau dengan Komposter Sederhana

Jumat, 06 Feb 2026
Pendidikan

SPPG Banjarnegara Bakal Gunakan Bahan Lokal untuk Menu MBG, Dongkrak Ekonomi Petani dan Peternak

Kamis, 05 Feb 2026
Pendidikan

Disdik Jateng Ungkap Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Keracunan MBG Sempat Trauma

Selasa, 03 Feb 2026
Pendidikan

Konferensi Nasional Unwahas Semarang, Mahasiswa Kampanyekan Krisis Iklim dan Keberlanjutan Lingkungan

Selasa, 03 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?