Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: 14 Sekolah Rakyat Beroperasi di Jateng, 11 Lahan Definitif Disetujui Pusat
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

14 Sekolah Rakyat Beroperasi di Jateng, 11 Lahan Definitif Disetujui Pusat

By Lu'luil Maknun
Senin, 05 Jan 2026
Share
2 Min Read
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Jawa Tengah, Sri Adhi Widodo. (Foto: Lu'luil Maknun/Indoraya)
SHARE

INDORAYA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus mendukung program sekolah rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Hingga awal 2026, sudah ada sebanyak 14 sekolah rakyat yang beroperasi di 12 kabupaten/kota di Jateng.

Di samping itu, kini Pemprov Jateng melalui Dinas Sosial juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat definitif. Kini sudah ada 11 lahan yang telah disetujui oleh pemerintah untuk dibangun sekolah rakyat.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Jawa Tengah, Sri Adhi Widodo mengatakan, sekolah rakyat merupakan program prioritas nasional yang mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah.

“Sekolah rakyat ini menjadi salah satu program prioritas nasional yang kami kawal mulai dari sekolah rintisan hingga rencana pembangunan sekolah rakyat definitif di Jawa Tengah,” kata dia saat ditemui di Kantor Dinsos Jateng, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, dari 14 titik sekolah rintisan, dua berada di Kabupaten Magelang dan dua lainnya di Kota Surakarta. Di Kabupaten Magelang, sekolah rintisan berada di Sentra Antasena serta bekas Gedung Diklat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sementara di Kota Surakarta, sekolah rintisan berada di Sentra Prof. Dr. Suharso milik Kementerian Sosial dan eks Balai Latihan Kerja (BLK) Surakarta.

Selain sekolah rintisan, pemerintah pusat juga telah menyetujui 11 usulan lahan dari Jawa Tengah untuk pembangunan sekolah rakyat definitif. Lahan tersebut memiliki luas rata-rata antara 5,5 hingga 7 hektare dan merupakan aset milik pemerintah kabupaten/kota.

“Dari 35 kabupaten/kota yang mengusulkan, ada 11 yang disetujui. Namun meskipun sudah disetujui, masih ada sejumlah persyaratan teknis yang perlu disempurnakan,” ujarnya.

Adhi mencontohkan, salah satu kendala teknis terjadi di Kabupaten Pemalang, di mana akses menuju lokasi lahan masih terbatas karena ukuran jembatan yang tidak memadai.

Persoalan tersebut telah dikoordinasikan antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan pemerintah daerah setempat.

“Proses penyiapan lahan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, sementara pembangunan fisik sekolah rakyat akan dibiayai 100 persen oleh pemerintah pusat,” tutupnya.

TAGGED:Program Sekolah RakyatSekolah Rakyat Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 07 Feb 2026
Jateng

Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen

Sabtu, 07 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?