Ad imageAd image

11 SPBE Nakal Kurangi Isi LPG 3 Kg, Imbas Kerugian Negara Rp 18,7 Miliar

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 836 Views
1 Min Read
Kemendag pantau SPBE. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menemukan beberapa SPBE di Jakarta, Tangerang, dan Bandung mengurangi isi tabung LPG 3kg hingga 200-700 gram, sehingga masyarakat hanya menerima 2,3-2,8 kg gas.

Hal ini diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 1,7 miliar per SPBE per tahun, atau total Rp 18,7 miliar untuk 11 SPBE yang ditemukan.

Zulhas menyatakan pemerintah, termasuk Kemendag dan pemangku kepentingan lain, akan bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang curang, termasuk mencabut izin usaha mereka jika perlu.

BACA JUGA:   Ramai Soal TikTok Shop, Zulkifli Hasan: Pemerintah Telah Buat Regulasi

“Pengusaha nakal akan diingatkan, dan jika tidak diindahkan, izin usahanya akan dicabut,” kata Zulhas di SPBE Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (25/5/2024).

Ia juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk aktif mengawasi SPBE di wilayah mereka guna memberantas pengurangan volume gas melon.

“Saya berharap informasi ini disebarluaskan agar masyarakat tahu dan pelaku usaha menghentikan kecurangan yang merugikan masyarakat,” ujarnya. Zulhas juga mengajak bupati dan walikota untuk mengawasi gas 3kg, pom bensin, dan timbangan lainnya.

Share this Article