Ad imageAd image

10 Destinasi Wisata Jateng Paling Ramai Pengunjung Saat Lebaran 2024, Kota Lama Semarang Teratas

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 923 Views
2 Min Read
Kawasan Wisata Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Pemkot Semarang)

INDORAYA – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat 10 destinasi wisata yang paling ramai pengunjung selama libur Lebaran tahun 2024. Kota Lama Semarang menjadi yang teratas.

Berdasarkan data yang dihimpun mulai 30 Maret hingga 14 April 2024, dari 10 objek wisata di Jateng, Kota Lama Semarang tercatat paling banyak pengunjung dengan total 246.650 wisatawan nusantara.

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ada di posisi kedua dengan 182.166 wisatawan. Ketiga Masjid Agung Demak dengan 131.903 kunjungan. Kemudian Candi Prambanan Klaten 81.800 wisatawan dan Pantai Menganti Kebumen 75.447 wisatawan.

BACA JUGA:   Pengidap HIV di Jateng Tembus 2.882, Menular Lewat Pergaulan Bebas

Objek wisata berikutnya yaitu Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng Banjarnegara dengan 73.652 wisatawan. Kemudian Candi Borobudur Magelang 65.565, Pantai Alam Indah Tegal 63.315, Wisata Guci Tegal 60.557, dan terakhir Pantai Karang Jahe Rembang 54.744 wisatawan.

“Data ini masih terus diupdate oleh kabupaten/kota sehingga masih bisa terus berkembang. Data ini dari 30 Maret-14 April,” ujar Kepala Disporapar Jateng, Agung Hariyadi, saat dihubungi, Selasa (16/4/2024).

Dia mengatakan, sebagian destinasi wisata itu pada libur Lebaran tahun 2023 lalu juga masuk dalam 10 besar wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

BACA JUGA:   Puncak HUT ke-9 PSI, Kaesang Berjanji Perjuangkan 9 Program Jika Lolos Senayan

“Untuk kunjungannya juga masih sama dengan tahun kemarin, Kota Lama, Masjid Sheikh Zayed dan Masjid Agung Demak menjadi peminat pemudik. Kemudian Borobudur masih menjadi kunjungan utama,” ungkap dia.

Menurut Agung, kunjungan wisatawan membludak pada hari kedua hingga ketiga Lebaran. Selepas itu tren kunjungan sudah mulai menurun.

“Kalau trennya masih kurang lebih sama ya, terjadi peningkatan kunjungan pada hari kedua, ketiga. Kemudian pada hari kelima, keenam mulau menurun. Jadi polanya masih sama,” tandas dia.

Share this Article
Leave a comment